Transformasi Besar! Anjungan DKI di TMII Disiapkan untuk Generasi Digital

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan transformasi besar terhadap Anjungan DKI Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Revitalisasi ini bukan sekadar renovasi, melainkan upaya mengubah wajah budaya Jakarta menjadi lebih modern, interaktif, dan berbasis teknologi.

Langkah ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat meninjau lokasi anjungan DKI Jakarta di TMII.

– Advertisement –

Pemprov DKI menyiapkan konsep jangka panjang hingga dua dekade ke depan. Fokus utamanya adalah menghadirkan pengalaman budaya yang lebih imersif dengan sentuhan teknologi digital.

“Sekarang anak-anak sudah punya pandangan yang berbeda. Kita harus bersiap ke arah digital karena memang itu eranya,” kata Rano dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Minggu, (29/3/2026).

– Advertisement –

Transformasi ini menargetkan generasi muda agar tetap terhubung dengan budaya Jakarta melalui pendekatan modern.

Jadi Etalase Budaya Betawi

Anjungan DKI nantinya akan dikembangkan sebagai pusat promosi budaya Betawi; ruang edukasi masyarakat; showcase keberagaman Jakarta.

Dengan konsep baru, kawasan ini diharapkan jadi destinasi unggulan yang bisa menarik minat wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya ibu kota.

Revitalisasi ini telah dirancang sejak 2024 dengan memakan anggaran besar.

“Revitalisasi ini telah direncanakan sejak 2024 oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan. Total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp77,5 miliar,” ungkap Rano.

Untuk tahap awal, pembiayaan senilai Rp25 miliar pada 2026 didukung oleh PT Wisma Nusantara Internasional. Selain itu, pemerintah juga mengupayakan tambahan Rp25 miliar dari skema yang sama sehingga total kontribusi dari sumber non-APBD dapat mencapai Rp50 miliar.

Adapun sisa kebutuhan anggaran sebesar Rp27,5 miliar direncanakan dipenuhi melalui APBD Tahun Anggaran 2027.

Pemprov DKI telah menetapkan jadwal pengerjaan yang dimulai pada April 2026 dengan penghapusan aset lama. Lalu, pada Juni 2026 mulai konstruksi. Kemudian, 2027 target selesai

“Sehingga Anjungan DKI Jakarta dapat kembali difungsikan pada peringatan HUT ke-500 Kota Jakarta,” ujar Rano.

– Advertisement –

Leave a Comment