HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia puas dengan hasil yang didapat anak asuhnya kontra Saint Kitts and Nevis di laga perdana FIFA Seris 2026. Pelatih asal Inggris itu pun menanti laga final menghadapi Bulgaria.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Naves berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Jumat (26/3/2026) malam WIB.
Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 4-0 tanpa balas. Dua dari empat gol itu dicetak Beckham Putra di babak pertama, sedangkan dua gol lainnya lahir berkat Ole Romeny dan Mauro Ziljstra di babak kedua.
Hasil tersebut menandai debut manis John Herdman dalam melatih Timnas Indonesia. Menariknya lagi adalah, hasil positif ini didapat dengan waktu persiapan yang minim.
– Advertisement –
Selepas laga, Herdman mengaku puas atas penampilan Beckham Putra Cs, dimana target menang tanpa kebobolan berhasil dicapai.
“Kami pasang target mencetak empat gol dan tak kebobolan. Jadi hal terpenting hari ini (Jumat) adalah meraih kemenangan dan berkesempatan melawan Bulgaria yang akan jadi ujian besar kami,” ucap Herdman, sebagaimana informasi yang dikutip Holopis.com.
“Kami punya banyak pemain, menit bermain yang bagus, dan kesempatan selanjutnya untuk 23 pemain yang menurut saya penting,” sambungnya.
“Para pemain lokal mendapatkan kesempatan, membuat kemajuan, mencetak dua gol, luar biasa, saya senang untuknya (Beckham Putra),” tambahnya.
Lebih lanjut, meski meraih kemenangan Herdman menekankan bahwa Timnas Indonesia masih punya PR yang harus diperbaiki.
“Secara umum, ketika anda tak kemasukan gol, itu menunjukan level disiplin dan fokus, serta empat gol, hadir dari transisi. Ada sejumlah momen bagus, tapi banyak juga yang harus diperbaiki. Kami toh baru main sekitar 2-3 hari, jadi masih banyak pekerjaan rumah, namun saya senang malam ini,” tukasnya.
Selain daripada itu juga, John Herdman pun menanti pertandingan final melawan Bulgaria yang akan berlangsung, pada Senin (30/3/2026) mendatang. Bulgaria sendiri menang 10-2 atas Kepulauan Solomon.
Menurutnya, Bulgaria merupakan tim yang kuat dan kental dengan gaya permainan dan disiplin ala Eropa.
“Saya rasa Kepulauan Solomon adalah tim yang masih mempelajari panggung sepakbola global, datang ke sini merupakan momen besar untuk mereka,” ujarnya lagi.
“Jadi saya rasa Bulgaria mirip dengan Indonesia, ada kesempatan menguji pemain yang dibawa, belajar mengenal para pemain kami, lalu kami berdua memiliki dua hari untuk bersiap, yang lumayan sulit di kondisi sekarang, tapi pertandingan nanti akan menarik,” imbuhnya.
– Advertisement –
