3 Dapur MBG di Batujajar Dihentikan Sementara Usai Video Joget Viral – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Tiga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, dihentikan sementara operasionalnya usai viral video joget yang menyeret nama pengelolanya, Hendrik Irawan.

Penghentian operasional dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah inspeksi mendadak menemukan sejumlah pelanggaran teknis, termasuk belum tersedianya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di lokasi dapur.

Hendrik Irawan membenarkan adanya penghentian sementara tersebut. Ia mengaku menerima keputusan BGN dan siap bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi.

Baca Juga:Joget Viral MBG Jadi Pintu Masuk BGN Bongkar Pelanggaran Serius SPPG PangaubanBuntut Viral Joget di Dapur MBG, BGN Suspend Satuan Pelayanan dan Tegur Keras Mitra Pemilik Tujuh Titik SPPG

“Benar, kami disidak oleh BGN dan untuk sementara operasional dapur dihentikan. Saya menerima keputusan ini dan akan memperbaiki semua kekurangan yang ada,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas polemik yang ditimbulkan. Hendrik menegaskan konten yang viral tersebut tidak dimaksudkan untuk menyombongkan diri atau merendahkan pihak lain.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat dan pihak terkait, tidak ada niat untuk menyombongkan atau membuat kegaduhan dari konten tersebut,” katanya.

Terkait temuan IPAL, Hendrik mengakui fasilitas tersebut memang belum tersedia di dapurnya. Ia memastikan akan segera melakukan pembenahan agar operasional dapat kembali berjalan.

“IPAL memang belum ada dan itu menjadi tanggung jawab kami. Kami akan segera benahi, baik dari sisi fasilitas, manajemen, maupun kebersihan dapur,” ucapnya.

Ia menargetkan perbaikan dapat dilakukan dalam waktu singkat agar dapur bisa kembali beroperasi dan melayani penerima manfaat program.

Penghentian ini berdampak pada sekitar 9.000 penerima manfaat MBG, untuk sementara ribuan penerima tersebut dipastikan tak akan menerima distribusi makanan. Hendrik menyebut pihaknya akan mempercepat proses perbaikan.

Baca Juga:350 Dapur MBG di Jabar Ditutup Sementara oleh BGN, Dua Termasuk di Kota BanjarViral Menu MBG Lele Mentah di Sekolah Pamekasan, 1.022 Porsi Ditolak

“Penyaluran sementara dihentikan. Kami akan kebut perbaikan supaya anak-anak bisa kembali menerima manfaat program ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Regional Bandung, Ramzi, menilai aksi joget di area dapur program MBG tidak tepat dari sisi etika.

“Peristiwa tersebut lebih pada persoalan pribadi yang bersangkutan, terkait etika individu,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah hukum yang diambil Hendrik terhadap warganet bukan menjadi ranah BGN.

Leave a Comment