HOLOPIS.COM, JAKARTA – Santet dikenal luas dalam kepercayaan masyarakat sebagai salah satu bentuk praktik ilmu hitam yang diyakini mampu mencelakai orang lain dari jarak jauh.
Salah satu jenis yang kerap dibicarakan dalam berbagai cerita mistis adalah santet yang disebut sebagai ilmu cuca bangkai.
Praktik ini dipercaya memiliki dampak serius bagi orang yang menjadi sasaran, karena konon mampu membuat kondisi korban berubah drastis hingga menyerupai sosok yang masih hidup namun tidak sepenuhnya sadar.
Dalam berbagai penuturan masyarakat, seseorang yang terkena pengaruh ilmu tersebut biasanya tidak menunjukkan perubahan mencolok secara fisik.
– Advertisement –
Korban tetap tampak seperti orang pada umumnya dan masih menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, kondisi mental dan kesadarannya diyakini mengalami gangguan yang cukup berat.
Beberapa cerita menyebutkan bahwa orang yang diduga menjadi sasaran santet ini sering terlihat kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Mereka kerap tampak kebingungan, sulit berkonsentrasi, serta menunjukkan perilaku yang tidak terarah.
Dalam kesehariannya, korban juga digambarkan seolah tidak memiliki kekuatan atau kemampuan untuk mengambil keputusan.
Selain itu, kondisi korban sering digambarkan seperti berada dalam keadaan setengah sadar. Mereka terlihat hidup, tetapi seakan tidak memiliki respons yang normal terhadap lingkungan di sekitarnya.
Tatapan kosong, gerak tubuh yang lambat, hingga sikap yang tampak linglung menjadi gambaran yang sering dikaitkan dengan orang yang diyakini terkena pengaruh ilmu tersebut.
– Advertisement –
