
Jabar Ekspres- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memastikan arus wisata di kawasan Ciwidey dan Pangalengan telah melewati puncaknya pada momen libur Lebaran 1447 Hijriah.
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan berdasarkan data yang dihimpun, lonjakan tertinggi kendaraan terjadi pada periode H+1 hingga H+2 Lebaran.
“Untuk Ciwidey dan Pangalengan, menurut data yang kami punya, sudah mengalami puncak arus wisata,” ujar Ruddy, Rabu (25/3/2026).
Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis
Ia menjelaskan, puncak kunjungan wisatawan di kawasan Ciwidey terjadi pada H+2 Lebaran dengan total mencapai 49 ribu kendaraan. Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk Ciwidey sendiri, puncaknya di H+2 kemarin, di angka 49 ribu kendaraan. Dibandingkan tahun sebelumnya, ini meningkat cukup signifikan, hampir 37 persen. Tahun lalu di H+2 itu hanya 36 ribu kendaraan,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di kawasan Pangalengan. Kepadatan justru terjadi lebih awal, yakni pada hari pertama Lebaran. Namun, peningkatannya tidak sebesar di Ciwidey.
“Untuk Pangalengan, kepadatan terjadi di hari pertama Lebaran. Peningkatannya ada, tapi tidak terlalu signifikan seperti Ciwidey. Untuk Pangalengan meningkat sekitar 0,9 persen, dari 22.200 menjadi 22.700 kendaraan,” ungkap Ruddy.
Lebih lanjut, ia memprediksi arus kendaraan menuju kawasan wisata di Kabupaten Bandung akan mulai melandai dalam beberapa hari ke depan.
“Biasanya untuk jalur wisata itu terjadi di H+1 dan H+2. Setelah itu cenderung menurun dan tidak terlalu signifikan seperti saat Lebaran,” katanya.