Sempurnakan Hari Kemenangan! Kenali Sunah Sebelum dan Sesudah Salat Idulfitri, Apa Saja? – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Menjelang pelaksanaan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026. Umat Muslim tidak hanya bersiap secara fisik dengan pakaian terbaik, tetapi juga dianjurkan mengikuti adab dan sunah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Menjalankan sunah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya untuk meraih pahala sempurna di hari yang fitri.

Berikut adalah panduan sunah yang dianjurkan dilakukan saat hendak berangkat hingga pulang dari tempat salat Id:

1. Mandi sebelum Berangkat

Baca Juga:Holiday Inn Express Bandung Braga Resmi Dibuka, Tawarkan Rooftop View dan Diskon Menggiurkanbank bjb Catat Kinerja Solid di 2025, Aset Tembus Rp221,4 Triliun

Sangat dianjurkan untuk mandi besar (janabah) sebelum menuju tempat salat. Tujuannya adalah agar tubuh bersih dan segar saat berkumpul dengan jemaah lainnya.

Mandi bisa dilakukan setelah waktu Subuh agar kesegarannya terjaga hingga pelaksanaan salat dimulai.

2. Berhias dan Mengenakan Pakaian Terbaik

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tampil rapi di hari raya. Gunakan pakaian terbaik yang dimiliki (tidak harus baru, yang penting bersih dan suci).

Bagi laki-laki, disunahkan pula memakai wewangian atau parfum yang tidak menyengat.

3. Makan sebelum Salat Idulfitri

Berbeda dengan Iduladha, pada Idulfitri kita disunahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat ke lapangan atau masjid.

Hal ini sebagai penanda bahwa bulan Ramadan telah usai dan kita sudah tidak lagi berpuasa.

Rasulullah SAW biasanya memakan beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil sebelum berangkat.

4. Mengumandangkan Takbir

Disunahkan memperbanyak takbir sejak keluar dari rumah menuju tempat salat.

Baca Juga:Pantau Hilal Syawal 1447 H: Observatorium Bosscha Siapkan Pengamatan di Lembang dan AcehJelang Lebaran, GoPay Permudah Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan bank bjb

Takbir ini terus dikumandangkan hingga imam memulai salat Id. Suasana takbir ini sekaligus menyemarakkan syiar Islam di pagi hari kemenangan.

5. Berjalan Kaki Menuju Tempat Salat

Jika jarak rumah dengan lokasi salat memungkinkan, berjalan kaki lebih dianjurkan daripada menggunakan kendaraan.

Berjalan kaki memberikan kesempatan untuk bertegur sapa dengan tetangga dan merasakan suasana kebersamaan di jalanan.

6. Mengambil Jalan yang Berbeda Saat Pulang

Ini adalah salah satu sunah yang unik. Rasulullah SAW terbiasa mengambil rute jalan yang berbeda saat pergi dan pulang dari tempat salat Id.

Agar lebih banyak bertemu dengan orang yang berbeda untuk bersilaturahmi, menebar salam, serta agar langkah kaki kita menjadi saksi ibadah di lebih banyak tempat.

Leave a Comment