
JABAR EKSPRES – Peristiwa pohon dan tiang listrik tumbang terjadi di Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 16.00 WIB pada Jumat (20/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, kejadian tersebut dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang.
Sekretaris Desa (Sekdes) Cicalengka Kulon, Yusi Nursandi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Baca Juga:Dukung Program Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik dalam Mudik Bareng 2026ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
“Alhamdulillah tidak ada korban, tetapi satu gerobak pedagang bakso tahu tertimpa pohon tumbang,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Yusi menjelaskan, sebelum kejadian, wilayah Kecamatan Cicalengka diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak sekitar pukul 15.30 WIB.
“Hujan deras disertai angin kencang terjadi sejak sekitar pukul 15.30 WIB, setelah salat Asar. Hingga pukul 16.30 WIB hujan mulai reda,” jelasnya.
Akibat tumbangnya tiang listrik, sejumlah rumah di Desa Cicalengka Kulon sempat mengalami pemadaman listrik.
“Tadi listrik sempat padam. Awalnya kami mengira ada pemadaman biasa, ternyata ada tiang listrik yang tumbang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini aliran listrik sudah kembali normal, namun pohon dan tiang listrik yang tumbang masih menutup akses jalan.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di wilayah perbatasan antara Desa Cicalengka Kulon dan Desa Cikuya, tepatnya di kawasan Margahayu.
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
Sementara itu, Kepala Dusun 3 Desa Cikuya, Deni Darmansyah, menyampaikan bahwa wilayahnya turut terdampak akibat kejadian tersebut.
“Listrik di Desa Cikuya padam dan hingga saat ini belum kembali menyala,” ujarnya.
Deni berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan evakuasi tiang listrik yang tumbang agar aktivitas warga kembali normal.
“Saya harap pihak PLN bisa secepatnya memperbaiki aliran listrik. Warga kesulitan air di Desa Cikuya karena harus pakai mesin nyedot air, sedangkan listriknya padam,” tukasnya
Di sisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Wahyudin, mengaku baru menerima laporan terkait kejadian tersebut.
“Masuk laporan ke Damkar, diteruskan ke Pos Terpadu Nagreg,” pungkasnya. (Bas)