Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pengusaha dan Pemerintah Harus Kerja Sama

RIAU – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ellen Esther Pelealu mendorong agar para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah baik daerah maupun pusat, dalam rangka menekan angka potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

“Kami melihat para pelaku usaha menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Kementerian Kehutanan,” Ellen saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke BBKSDA Provinsi Riau, Jumat (3/7/2026).

Baginya, dengan kolaborasi, maka komitmen untuk mencegah adanya karhutla di tahun-tahun berikutnya akan semakin bisa diminimalisir.

“Ini menjadi langkah positif karena penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ellen juga memandang bahwa penurunan angka karhutla sejak tahun 2019 menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi itu terjadi.

“Kami berharap jika dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2019, tren karhutla di Riau semakin menurun. Dengan langkah antisipasi yang dilakukan lebih awal, dampak yang dirasakan masyarakat maupun kerugian lingkungan dan ekonomi juga dapat ditekan semaksimal mungkin,” tegasnya.

– Advertisement –

Di sisi lain, Legislator Dapil Sulawesi Tengah tersebut ini pun mendorong kepada seluruh aparat penegak hukum untuk tidak segan-segan menindak tegas para pelaku usaha ilegal, apalagi mereka yang tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang benar.

“Perusahaan-perusahaan yang tidak sesuai dengan SOP atau Permenhut juga Perda ya yang melanggar tentunya kami mendorong kepada Dirjen Gakkum Kemenhut untuk menindak tegas kalau toh itu ada ancaman sampai dicabut izinnya harus ditindak tegas sehingga masalah yang timbul pada tahun 2019 jangan sampai terjadi lagi,” ucapnya.

Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.

Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.

Leave a Comment