Akhir Era Cicaheum Layani Bus Antar Kota, Kini Terpusat di Leuwipanjang – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung resmi mengumumkan bahwa mulai 26 Juni 2026, seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang sebelumnya beroperasi di Terminal Cicaheum akan dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang.

Kebijakan ini merupakan bagian dari penataan sistem transportasi darat di Kota Bandung dengan tujuan memusatkan layanan bus antarkota di satu terminal utama.

Dishub mengimbau masyarakat agar menyesuaikan titik keberangkatan, memeriksa kembali jadwal bus, serta datang lebih awal ke terminal untuk menghindari keterlambatan maupun kesalahan lokasi keberangkatan.

Baca Juga:Atlet IBCA MMA Tasikmalaya Bawa Pulang 11 Medali di Temu Tarung Garut, Bidik Emas di Porprov 2026Empat Kali Diduga Jadi Korban Asusila, Bocah di Ciampea Alami Trauma hingga Kehilangan Percaya Diri

Kebijakan ini mendapat beragam tanggapan dari warga Kota Bandung. Salah seorang warga, Rina (34), penumpang rutin jurusan Bandung–Tasikmalaya, menilai pemindahan ini bisa membuat perjalanan lebih tertib, meski perlu penyesuaian di awal.

“Kalau jadi lebih terpusat sih bagus ya, tapi kami sebagai penumpang harus benar-benar cek ulang terminalnya. Takutnya masih kebawa ke Cicaheum,” ujarnya.

Sementara itu, Dedi (42), warga Bandung Timur, mengaku cukup terbiasa dengan Terminal Cicaheum sehingga perubahan ini cukup berpengaruh pada kebiasaan perjalanan warga sekitar.

“Selama ini kalau mau ke luar kota ya ke Cicaheum. Kalau pindah ke Leuwipanjang, jelas harus atur waktu lagi, apalagi kalau jauh dari rumah,” katanya.

Di sisi lain, sebagian warga menilai pemindahan ini sebagai langkah positif untuk mengurangi kesemrawutan di wilayah Cicaheum.

“Kalau terminal dipusatkan, mungkin lebih rapi dan aman. Harapannya juga pelayanan jadi lebih baik,” ujar Asep (50), warga Kota Bandung.

Terminal Cicaheum yang selama ini dikenal masyarakat luas dengan sebutan “terminal preman pensiun” juga menjadi sorotan publik seiring pengalihan layanan ini. Sebagian warga menilai perubahan tersebut dapat menjadi momentum pembenahan citra dan keamanan terminal.

Baca Juga:Proyek Cirahong 2 Tunggu Kepastian Pusat, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Dana untuk Bebaskan LahanKekeringan Kembali Terjang Nanggung Bogor, 512 Warga Terdampak Krisis Air Bersih

Meski demikian, sebagian lainnya mengaku memiliki kedekatan historis dengan terminal tersebut, sehingga perubahan ini tetap meninggalkan kesan tersendiri bagi warga yang telah lama menggunakannya sebagai titik keberangkatan utama.

Dishub Kota Bandung kembali mengingatkan masyarakat untuk memastikan jadwal keberangkatan dan lokasi terminal sebelum bepergian. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan arah maupun keterlambatan perjalanan.

Leave a Comment