
JABAR EKSPRES – Kiprah perdana IBCA MMA Kabupaten Tasikmalaya di ajang Temu Tarung Garut menjadi sinyal positif menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Meski masih tergolong sebagai tim yang baru merintis, seluruh atlet yang diturunkan sukses membawa pulang medali.
Sebanyak 11 atlet IBCA MMA Kabupaten Tasikmalaya yang berlaga pada kejuaraan yang digelar 21 Juni 2026 itu berhasil menyabet total 11 medali, terdiri dari enam medali emas dan lima medali perak. Ajang tersebut sekaligus dijadikan sebagai try out resmi untuk mengukur kesiapan atlet menuju Porprov 2026.
Sekretaris Umum IBCA MMA Kabupaten Tasikmalaya, Tegar Estianto, mengatakan keikutsertaan timnya di Temu Tarung Garut bukan sekadar berburu prestasi, tetapi menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan atlet.
Baca Juga:Empat Kali Diduga Jadi Korban Asusila, Bocah di Ciampea Alami Trauma hingga Kehilangan Percaya DiriProyek Cirahong 2 Tunggu Kepastian Pusat, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Dana untuk Bebaskan Lahan
“Kami sengaja mengikuti Temu Tarung Garut sebagai try out atlet MMA menuju Porprov 2026. Tujuannya melihat mental bertanding, strategi, serta mengevaluasi kekurangan yang masih harus dibenahi sebelum tampil di level provinsi,” ujar Tegar, Jumat (26/6/2026).
Enam atlet yang sukses meraih medali emas yakni Savaira Nurtanisha Tantowi (61 kg), Nazma Sofi Sabrina (77 kg), Kamal Akmaludin (61 kg), M. Riziq Ramdani (52 kg), Raziq Pratama Liraputra (65 kg), serta satu atlet lainnya yang melengkapi raihan enam emas.
Sementara lima medali perak diraih Rio Cahyadi (70 kg), Ruslan Nurjaman (52 kg), Tyas Rianti (52 kg), Elisa Bahtiar (56 kg), Mahesa Kusuma (83 kg), dan Al Kahfi Muhammad Pahlevi (61 kg).
“Alhamdulillah atlet kami meraih enam emas dan lima perak. Ini capaian yang sangat membanggakan untuk tim yang baru merintis,” kata Tegar, yang juga merupakan pelatih sekaligus atlet profesional IBCA MMA.
Menurutnya, status sebagai tim baru bukan alasan untuk sekadar menjadi peserta di Porprov. Justru hasil di Garut menjadi motivasi untuk tampil kompetitif dan menyumbang prestasi bagi Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami sadar IBCA MMA Kabupaten Tasikmalaya masih merintis. Tapi kami tidak ingin menjadikan itu sebagai alasan. Dengan hasil ini kami berharap bisa berbuat banyak di Porprov 2026. Target kami jelas, memberikan kontribusi medali untuk Kabupaten Tasikmalaya,” tegasnya.
Prestasi tersebut turut mendapat apresiasi dari Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna. Ia menilai hasil yang diraih IBCA MMA menjadi modal penting bagi pembinaan cabang olahraga bela diri campuran di daerah.