HOLOPIS.COM, PASURUAN – Ribuan pekerja berpacu dengan waktu dalam proyek raksasa pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, demi mengejar target operasional pada 14 Juli mendatang.
Di wilayah Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan, pengerjaan fisik institusi pendidikan gratis ini tercatat sudah menyentuh angka progres signifikan sebesar 80,921 persen per Rabu, 17 Juni 2026.
Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska, menyatakan keyakinan penuh bahwa seluruh sisa pekerjaan sipil akan tuntas sebelum masa pengenalan lingkungan sekolah dimulai.
Berdasarkan laporan pihak terkait, seluruh fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, kantin, hingga sarana ramah disabilitas seperti guiding block dan tangga ramp sudah rampung terpasang.
Demi mempercepat akselerasi pembangunan tersebut, pihak kontraktor mengerahkan tidak kurang dari 1.408 pekerja yang bersiaga dalam sistem giliran kerja hingga 16 jam per hari.
Dinamika pembangunan yang masif ini juga tergambar jelas di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di atas lahan seluas enam hektare di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan.
– Advertisement –
Di lokasi kedua tersebut, kompleks bangunan yang terdiri dari asrama, masjid, hingga perpustakaan daerah dilaporkan telah mencapai tingkat penyelesaian sebesar 82,28 persen.
Menyikapi kesiapan infrastruktur yang luar biasa tersebut, Kepala Sekolah SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, langsung bergerak cepat menyusun skenario perpindahan para siswa.
“Fisik bangunannya luar biasa, Alhamdulillah, nantinya lokasi baru ini akan ditempati oleh 50 siswa lama dan 270 siswa baru,” tutur Yuli dengan nada bangga.
Ungkapan penuh rasa syukur juga datang dari Kepala Sekolah SRT 48 Kabupaten Pasuruan, Iqbal Tawakal, dan Kepala Sekolah SRT 3 Pasuruan, Julianto, yang bersiap mengemas barang.
Proses perpindahan massal para siswa dan guru tersebut rencananya akan mulai dilaksanakan pada 11 Juli mendatang agar asrama dan kantin siap digunakan sepenuhnya.
Sebelum tahun ajaran baru resmi dibuka, pihak pengelola juga akan menggelar acara open house guna mengundang masyarakat dan orang tua murid melihat langsung fasilitas sekolah.