
JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengungkap alasan belum dibukanya kembali kawasan Taman Alun-alun Bandung meski proses renovasi telah selesai dilakukan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan hasil pekerjaan kontraktor yang mengerjakan renovasi taman tersebut belum memenuhi ekspektasi pemerintah daerah. Karena itu, Pemkot Bandung memutuskan menunda pembukaan taman hingga sejumlah perbaikan dilakukan.
“Alun-alun teh gini, kenapanya saya tutup waktu itu karena pekerjaan dari renovasinya jelek. Makanya, saya tutup, bukan apa-apa,” kata Farhan, Jumat (19/6).
Baca Juga:Persebaya Rayakan Hari Jadi ke-99 dengan Semangat ‘Persebaya untuk Semua’Genjot Serapan Telur dan Ayam untuk Program MBG, Harga Peternak Mulai Terdongkrak
Menurut Farhan, keputusan menutup sementara taman dilakukan agar kontraktor bertanggung jawab memperbaiki hasil pekerjaan yang dinilai kurang memuaskan. Pemkot Bandung pun telah memberikan teguran kepada pihak pelaksana proyek.
Ia menegaskan, perbaikan tidak hanya menyangkut hasil pekerjaan fisik di lapangan, tetapi juga aspek desain yang dinilai perlu disempurnakan.
“Saya minta diperbaiki. Lelangnya diperbaiki, desainnya diperbaiki, gitu,” ujarnya.
Farhan memastikan Pemkot Bandung terus mengawasi proses perbaikan yang dilakukan kontraktor. Taman Alun-alun Bandung baru akan kembali dibuka untuk masyarakat setelah seluruh pekerjaan dinilai sesuai standar dan memenuhi kualitas yang diharapkan pemerintah.
Sebelumnya, penutupan kawasan Taman Alun-alun Bandung sempat menjadi sorotan publik karena dilakukan setelah proyek renovasi rampung.
Namun, Pemkot Bandung menegaskan langkah tersebut diambil untuk memastikan fasilitas publik yang digunakan masyarakat memiliki kualitas yang baik dan aman. (Dam)