BANDUNG, Holopis.com – Innalillahi, Saep Preman Pensiun meninggal dunia. Simak perjalanan karier Icuk Nugroho dari figuran hingga jadi aktor favorit penonton.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia.
Aktor Icuk Nugroho yang dikenal luas melalui perannya sebagai Saep Copet dalam serial populer Preman Pensiun dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (20/6/2026).
Informasi wafatnya Icuk Nugroho pertama kali disampaikan oleh rekan sesama pemain Preman Pensiun, Abenk Marco, yang memerankan karakter Cecep.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Abenk mengabarkan bahwa sahabatnya tersebut telah berpulang pada pagi hari.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun telah berpulang sahabat kita, Cuk Nugroho (Saep Copet) pada hari ini 20 Juni 2026,” tulis Abenk dalam unggahannya.
– Advertisement –
Abenk juga mengungkapkan bahwa Icuk Nugroho mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.51 WIB di RSUD Cibabat, Cimahi, Jawa Barat.
Dalam unggahan tersebut, ia turut menyampaikan informasi mengenai rumah duka yang berada di kawasan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Kabar meninggalnya pemeran Saep Copet tersebut langsung menyita perhatian publik, khususnya para penggemar serial Preman Pensiun.
Banyak warganet menyampaikan belasungkawa dan doa melalui media sosial setelah mendengar kabar kepergian aktor yang telah menjadi bagian penting dari serial tersebut.
Karakter Saep Copet yang diperankan Icuk selama bertahun-tahun dikenal memiliki ciri khas tersendiri.
Tingkah laku yang mengundang tawa serta dialog-dialog khas membuat sosok Saep menjadi salah satu karakter favorit penonton.
Tak sedikit masyarakat yang lebih mengenal Icuk dengan nama Saep dibandingkan nama aslinya.
Kepergian Icuk Nugroho menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, dan para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di dunia hiburan.
Icuk Nugroho lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 28 April 1976.
Saat meninggal dunia, ia berusia 50 tahun.
Sepanjang hidupnya, Icuk dikenal sebagai sosok multitalenta yang tidak hanya berkiprah sebagai aktor, tetapi juga komedian, penulis skenario, sutradara, hingga produser.
Perjalanan kariernya di dunia hiburan tidak berlangsung instan.
Sebelum dikenal luas oleh publik, Icuk diketahui pernah mengikuti berbagai proses casting untuk mendapatkan kesempatan tampil di layar kaca.
Pada masa-masa awal kariernya, ia lebih sering tampil sebagai figuran dalam sejumlah produksi.
Ketekunan dan konsistensinya perlahan membuahkan hasil.
Ia kemudian mulai terlibat dalam berbagai proyek film pendek dan FTV.
Dalam beberapa kesempatan, Icuk juga menunjukkan kemampuannya di balik layar dengan menulis skenario untuk sejumlah produksi.
Debut aktingnya tercatat melalui FTV berjudul Gede Rasa yang ditayangkan oleh PJTV.
Dari titik tersebut, kariernya terus berkembang hingga mendapatkan berbagai kesempatan untuk tampil dalam produksi yang lebih besar.
Nama Icuk mulai dikenal masyarakat luas setelah bergabung dalam serial Preman Pensiun yang tayang perdana pada 2015.
Dalam serial tersebut, ia memerankan karakter Saep Copet, seorang mantan pencopet yang memiliki gaya bicara dan tingkah laku khas.
Karakter Saep berhasil mencuri perhatian penonton sejak awal kemunculannya.
Sosok yang jenaka, sederhana, dan kerap menghadirkan humor segar membuat Saep menjadi salah satu tokoh yang paling diingat dalam serial tersebut.
Kesuksesan Preman Pensiun yang bertahan selama bertahun-tahun turut mengangkat popularitas Icuk Nugroho.
Karakter Saep bahkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang serial yang mengisahkan kehidupan para mantan preman tersebut.
Selain membintangi Preman Pensiun, Icuk juga terlibat dalam sejumlah film dan serial lainnya.
Beberapa karya yang pernah dibintanginya antara lain KNK: Santa Claus dari Jakarta?, Ajojing: Anang-Jojo-Iing, Orang Dalam, serta serial web Paimin Blangkon.
Tak hanya berakting, Icuk juga dipercaya mengemban berbagai peran di balik layar.
Dalam beberapa proyek, ia terlibat sebagai penulis naskah, sutradara, hingga produser.
Kemampuannya yang beragam membuatnya menjadi salah satu pekerja seni yang dihormati di lingkungan industri hiburan.
Di luar aktivitasnya sebagai seniman, Icuk dikenal sebagai pribadi sederhana.
Sejumlah rekan menyebut bahwa ia juga menjalankan usaha jasa servis kompor gas di wilayah Cimahi.
Kesederhanaan tersebut membuatnya dekat dengan masyarakat dan dicintai oleh banyak orang.
Kepergian Icuk Nugroho meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sesama pemain Preman Pensiun.
Banyak pihak mengenang sosoknya sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan selalu membawa suasana hangat di lokasi syuting.
Melalui unggahan yang sama, Abenk Marco turut memanjatkan doa untuk almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga almarhum diterima segala kebaikannya, dihapuskan segala dosa-dosanya, serta diberikan kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan buat keluarga yang ditinggalkan,” tulisnya.
Meski telah berpulang, karya-karya yang ditinggalkan Icuk Nugroho akan terus dikenang oleh masyarakat.
Karakter Saep Copet yang melekat kuat di hati penonton menjadi warisan berharga yang akan selalu mengingatkan publik pada sosoknya.
Kepergian Icuk Nugroho menambah daftar kehilangan dunia hiburan Indonesia pada tahun ini.
Namun, dedikasi dan kontribusinya dalam dunia seni peran akan tetap hidup melalui berbagai karya yang telah ia persembahkan selama puluhan tahun berkarier.