AHY Tekankan Prioritas Penyediaan Toilet Sekolah yang Layak dan Bersih dalam Infrastruktur Pendidikan  – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya penyediaan toilet sekolah yang layak sebagai bagian dari sarana pendidikan.

AHY mengatakan, selama ini perhatian terhadap pembangunan sekolah lebih banyak difokuskan pada bangunan utama, ruang kelas, hingga laboratorium. Akibatnya, fasilitas pendukung seperti toilet kerap luput dari perhatian.

Padahal, toilet yang layak, bersih, serta dilengkapi dengan ketersediaan air bersih yang memadai, merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kenyamanan, kesehatan, hingga kualitas belajar siswa.

Baca Juga:Persebaya Rayakan Hari Jadi ke-99 dengan Semangat ‘Persebaya untuk Semua’Genjot Serapan Telur dan Ayam untuk Program MBG, Harga Peternak Mulai Terdongkrak

“Yang tidak boleh dilupakan dan sering tertinggal justru adalah toiletnya, kamar mandinya. Karena sering kali kita temui sekolah-sekolah yang tidak punya toilet yang layak, yang bersih. Padahal ini kebutuhan dasar kita semuanya. Saya rasa ini juga menjadi salah satu perhatian, sanitasi ini penting sekali, kemudian air bersih,” ujar AHY saat berada di MTsN 1 Kota Bogor, Jumat (19/6/2026).

Lebih lanjut, AHY pun turut menyoroti kondisi sebagian siswa yang terpaksa menahan buang air atau harus berjalan jauh karena fasilitas toilet yang tidak memadai.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi di lingkungan pendidikan.

“Kasihan sekali kalau ada siswa-siswi yang harus jauh atau menahan tidak buang air karena kondisi toiletnya buruk,” katanya.

Karena itu, ia menilai perbaikan toilet dan kamar mandi sekolah yang dilengkapi dengan penyediaan air bersih yang memadai harus menjadi salah satu prioritas dalam program pembangunan maupun renovasi infrastruktur sekolah.

Adapun AHY juga mengatakan bahwa anggaran yang disiapkan pemerintah ke depan akan mulai difokuskan untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas dasar di lingkungan sekolah yang masih kurang memadai, termasuk toilet, kamar mandi, serta sarana pendukung lainnya.

“Jadi, bicara sekolah tentu bukan hanya bangunannya saja, tapi juga ekosistemnya, fasilitas pendukung lainnya. Karena kalau kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan, saya rasa ini yang juga akan kita prioritaskan. Jadi, nanti anggaran yang tersedia, yang dialokasikan, itu bisa kita fokuskan untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas yang sifatnya mendasar,” tuturnya.

Leave a Comment