Perang Hancurkan 68 Ribu Rumah, Sejuta Warga Terpaksa Mengungsi

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Lebanon Joseph Aoun mengungkapkan besarnya dampak perang yang melanda negaranya dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, konflik tersebut telah menghancurkan sekitar 68.000 unit rumah dan merusak hampir 18 persen wilayah Lebanon.

Dikutip Holopis.com, Jum’at (19/6), pernyataan itu disampaikan Aoun saat menerima kunjungan delegasi asing pada Kamis (18/6), sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi Kepresidenan Lebanon.

Aoun mengatakan Lebanon masih menghadapi konsekuensi berat akibat perang yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur dalam skala besar.

Menurutnya, lebih dari 3.500 orang tewas dalam konflik tersebut, termasuk 245 anak-anak. Selain itu, sekitar 11.000 orang mengalami luka-luka, sementara hampir 1 juta warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke wilayah yang lebih aman.

Ia juga menyebut masih ada korban yang hingga kini belum ditemukan karena diduga tertimbun reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan. Kerusakan yang ditimbulkan perang, lanjut Aoun, tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga meluas ke berbagai fasilitas sipil.

Rumah-rumah penduduk, jalan raya, jaringan listrik, infrastruktur air bersih, sekolah, hingga rumah sakit mengalami kerusakan yang cukup parah. Kondisi tersebut membuat proses kepulangan para pengungsi menjadi semakin sulit sebelum upaya rekonstruksi dapat dilakukan.

– Advertisement –

Di tengah tantangan pemulihan pascakonflik, Aoun menegaskan pemerintahannya tetap berkomitmen menjalankan berbagai reformasi, termasuk di sektor ekonomi, keuangan, administrasi, dan peradilan.

Konflik antara Israel dan Hizbullah kembali memanas sejak 2 Maret lalu. Meski kedua pihak telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada April, serangan di wilayah Lebanon selatan dilaporkan masih terus terjadi hingga saat ini.

Pemerintah Lebanon kini menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali wilayah yang terdampak perang sekaligus memulihkan kehidupan jutaan warga yang menjadi korban konflik tersebut.

Leave a Comment