Warga Mulai Kembali ke Lebanon Selatan Usai Kesepakatan AS

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Warga yang sempat mengungsi akibat konflik berkepanjangan di Lebanon selatan mulai berbondong-bondong kembali ke kampung halaman mereka setelah tercapainya nota kesepahaman MoU antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Arus kepulangan terlihat menuju Kota Nabatieh, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat serangan selama berbulan-bulan.

Sejumlah kendaraan tampak memasuki Lebanon selatan, beberapa di antaranya mengibarkan bendera Hizbullah. Di saat yang sama, tentara Lebanon juga terlihat dikerahkan di berbagai titik untuk menjaga keamanan wilayah tersebut.

Meski warga mulai kembali, bekas-bekas kehancuran akibat konflik masih terlihat jelas. Rumah-rumah yang rata dengan tanah, kendaraan yang rusak, serta jalan-jalan yang dipenuhi puing menjadi pemandangan yang menyambut para pengungsi yang pulang.

Banyak warga memeriksa rumah mereka yang hancur untuk mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sebagian berdiri terdiam menatap bangunan yang telah porak-poranda, sementara yang lain berkumpul di dekat dinding yang dipenuhi nama-nama korban yang tewas selama konflik berlangsung.

Di tengah suasana haru tersebut, warga bernama Fatmeh Nasrallah mengaku tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya karena akhirnya dapat kembali ke kampung halamannya.

“Bagaimana mungkin kami tinggal di luar desa kami? Itulah yang ingin saya katakan. Bagaimana mungkin kami tinggal jauh dari rumah kami? Kebahagiaan karena bisa kembali ke rumah tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Kamis (18/6).

– Advertisement –

Fatmeh mengatakan Nabatieh merupakan tempat yang menyimpan seluruh kenangan hidupnya sejak kecil, mulai dari bermain, bersekolah, hingga bekerja.

“Kami telah tinggal di Nabatieh sejak kecil. Kami bermain di sini, tumbuh besar di sini, bersekolah di sini, dan bekerja di sini. Semuanya terjadi di Nabatieh. Bisakah Anda membayangkannya?”

Meski banyak bangunan hancur dan fasilitas rusak, Fatmeh tetap optimistis kotanya dapat bangkit kembali.

“Saya kembali dan mengatakan kepada mereka bahwa kami akan membangun kembali. Pulanglah bersama saya, dan kita akan membangun kembali Nabatieh, dan kota itu akan lebih indah dari sebelumnya.”

“Mereka telah menghancurkan Nabatieh, tetapi kami akan membangunnya kembali dengan lebih indah. Semuanya akan baru di Nabatieh,” tambahnya.

Kepulangan warga ke Lebanon selatan menjadi salah satu dampak awal dari kesepakatan terbaru antara AS dan Iran yang diharapkan dapat meredakan ketegangan serta mengakhiri konflik yang telah menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal.

Leave a Comment