
JABAR EKSPRES – Warga Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung hampir tujuh jam pada Kamis (18/6). Sejak sekitar pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB, aliran listrik di sejumlah rumah warga belum juga kembali menyala.
Ironisnya, kondisi di lapangan menunjukkan pemandangan yang membingungkan. Dalam satu lingkungan yang sama, terdapat rumah yang mengalami pemadaman total, sementara rumah tetangganya justru tetap menikmati aliran listrik normal.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga lantaran minimnya informasi dan lambannya respons dari pihak PLN terhadap laporan masyarakat.
Baca Juga:Ribuan Motor Listrik BGN Senilai Rp1,3 Triliun di Sentul Bogor Disegel!Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Gelar Lomba MTQ dan Adzan
Salah seorang warga, Adri Maulana, mengaku telah berupaya menghubungi layanan pengaduan PLN melalui Call Center 123. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak ada petugas yang merespons panggilannya.
“Laporan sudah saya coba lakukan. Pulsa Rp20 ribu hilang begitu saja mau laporan, enggak ada satu pun CS yang angkat sampai pulsanya habis,” ujar Adri dengan nada kecewa.
Menurutnya, pemadaman berkepanjangan tanpa kejelasan informasi sangat merugikan masyarakat yang bergantung pada listrik untuk aktivitas sehari-hari maupun usaha.
Sorotan juga tertuju pada kualitas layanan pengaduan PLN yang seharusnya menjadi garda terdepan saat terjadi gangguan. Ketika masyarakat membutuhkan kepastian dan penjelasan, saluran komunikasi yang sulit diakses justru memperparah keresahan warga.
Kerugian akibat pemadaman juga dirasakan pelaku usaha kecil. Ira, seorang pedagang es krim keliling, mengaku mengalami kerugian karena stok dagangannya mencair selama listrik padam berjam-jam.
“Es krim yang saya jual banyak yang cair karena freezer tidak berfungsi. Ini jelas merugikan, apalagi dagangan itu modal untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Ira.
Warga menilai pemadaman yang berlangsung hampir tujuh jam tanpa penanganan yang cepat dan komunikasi yang memadai menunjukkan lemahnya pelayanan kepada pelanggan.
Baca Juga:Langkah Tegas Pemkab Tasikmalaya, Portal Cegah ODOL Dibangun di Papayan!Rumah Warga di Ciampea Bogor Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Mereka mendesak PLN segera memberikan penjelasan terkait penyebab gangguan serta memperbaiki sistem respons pengaduan agar masyarakat tidak merasa diabaikan.
Hingga berita ini ditulis pada pukul 18.30 WIB, sebagian wilayah terdampak di Cisaranten Kulon dilaporkan masih mengalami pemadaman listrik dan belum menerima keterangan resmi mengenai waktu normalisasi dari pihak PLN.