Dispangtan Cimahi Gerak Cepat Jaga Harga Pangan di Tengah Tekanan Inflasi – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi memperkuat langkah pengendalian inflasi di tengah fluktuasi pasokan dan harga sejumlah komoditas pangan.

Sejumlah program dijalankan dan dipantau rutin agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tidak tertekan.

Upaya itu dilakukan melalui berbagai kegiatan di lapangan, mulai dari Gerakan Pangan Murah, pemantauan harga di pusat perdagangan, Festival Pasar Hepi, hingga penyaluran bantuan pangan bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga:Warung Sembako Jadi Kedok Peredaran Miras, Polisi Sita 110 Botol Alkohol di Dramaga BogorDiduga Sakit, Pria di Cileungsi Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Kamar

Langkah ini sekaligus ditujukan untuk menahan lonjakan harga dan mencegah kelangkaan barang kebutuhan sehari-hari.

Tak berhenti pada penanganan jangka pendek, Pemkot Cimahi juga menempuh penguatan dari sisi produksi pangan. Salah satu program yang didorong ialah Gerakan Tanam Cabai Serempak yang dijalankan bersama Kelompok Wanita Tani di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Tita Maryam, mengatakan cabai dipilih karena kerap menjadi komoditas yang memengaruhi laju inflasi daerah.

“Salah satu program andalan yang digalakkan, yakni Gerakan Tanam Cabai Serempak yang bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani di berbagai wilayah,” kata Tita saat dikonfirmasi, Senin (15/6/26).

Menurutnya, peningkatan pasokan cabai diharapkan bisa membantu menjaga kestabilan harga dalam jangka panjang, sekaligus mengurangi risiko gejolak harga yang kerap muncul dari komoditas pangan tersebut.

“Untuk memastikan kebijakan berjalan terkoordinir, Pemerintah Kota Cimahi aktif mengikuti dan melaksanakan rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.

Ia menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap persoalan yang muncul di lapangan bisa segera dikenali dan ditangani.

Baca Juga:Polisi Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis di Cileungsi Bogor, 2 Bandar Muda DitangkapJembatan Situ Nanggerang Senilai Rp56 M Segera Dibangun, Pemkab Bogor: Target Rampung Akhir Tahun

“Seluruh rangkaian kebijakan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah menjaga kestabilan ekonomi lokal,” ujarnya.

Dengan begitu, kata Tita, kebijakan pengendalian inflasi tidak berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Dengan upaya berkelanjutan ini kami berharap mampu melindungi kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan iklim ekonomi yang lebih kondusif di Kota Cimahi,” tegasnya menutup. (Mong)

Leave a Comment