Polisi Ungkap Modus Pelaku Kasus Dugaan Pembiusan di Bogor, Keluarga Korban Belum Melapor – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Polisi mengungkap korban perempuan berinisial S (46) dalam kasus dugaan pembiusan di area Taman Kaulinan kompleks Lapangan Sempur, Kota Bogor, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, sempat ditawari pekerjaan oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial sebelum akhirnya diduga menjadi korban pembiusan.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan, setelah pihak kepolisian mengunjungi keluarga korban, disebutkan bahwa korban dan pria tersebut baru saling mengenal satu hari.

“Baru kenal satu hari itu melalui medsos, tapi untuk medsos apanya masih kami dalami. Korban kemudian ditawari pekerjaan dan diajak ke Sempur pas hari Kamis malam kemarin,” kata Waluyo saat dikonfirmasi Jabar Ekspres, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga:Atlet Kabupaten Tasikmalaya Berisiap Sambut Porprov Jabar 2026, Sepak Bola Kembali Setelah 30 TahunHPPMI Desak Kemenkeu Segera Lelang Lahan Eks HGB PT BSS untuk Ribuan Penggarap di Bogor

Waluyo juga mengatakan, tidak lama setelah tiba di Lapangan Sempur, korban diduga sempat diberikan minuman oleh pria tersebut sebelum kemudian mengalami pusing dan tidak sadarkan diri.

Dari peristiwa tersebut, korban dilaporkan kehilangan satu unit telepon genggam dan uang tunai sekitar Rp200 ribu.

Saat ini, kondisi korban disebut sudah membaik dan telah dapat berkomunikasi setelah sebelumnya sempat dirawat di RS PMI Kota Bogor dan RSUD Ciawi.

“Korban saat ini sudah dalam kondisi membaik dan sudah bisa berkomunikasi. Kami juga masih terus menggali informasi dari korban langsung terkait identitas terduga pelaku, termasuk nama akun media sosial yang digunakan, foto pelaku, hingga identitasnya,” katanya.

Adapun terkait laporan polisi, Waluyo menyebut korban maupun pihak keluarga hingga kini belum membuat laporan resmi.

“Dari kemarin sudah diarahkan kepada pihak keluarga supaya apabila sudah sehat bisa dimintai keterangan dan diminta datang ke Polresta atau ke Polsek lalu membuat laporan. Saat ini kami juga masih menunggu kabar dari kakak korban, katanya mau menginformasikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk mengidentifikasi terduga pelaku.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Gaungkan Wajib Belajar 13 Tahun, Pendidikan Anak Harus Dimulai dari TKCegah Pelajar Ikut Demo BEM UI, Forkopimcam Cariu Perketat Pengawasan di Jalur Menuju Jakarta

“Untuk rekaman CCTV TKP sedang dikoordinasikan dengan Dishub Kota Bogor di sekitar lokasi kejadian,” ucapnya.

Leave a Comment