
JABAR EKSPRES – Persiapan teknis Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2029 di Kota Cimahi belum memasuki tahapan utama. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi masih menunggu kepastian regulasi dari pemerintah pusat sebelum menjalankan seluruh rangkaian tahapan pemilihan.
Kepastian mengenai mekanisme dan jadwal Pemilu 2029 masih bergantung pada revisi Undang-Undang Pemilu serta sejumlah aturan turunan yang saat ini masih dalam proses pembahasan.
Ketua KPU Kota Cimahi, Anzhar Ishal Afryand mengatakan, belum adanya aturan baru membuat tahapan resmi penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2029 belum dapat dimulai secara penuh.
Baca Juga:KPU Cimahi Mantapkan Kinerja Jelang Agenda Krusial Awal 2026Ketua KPU Cimahi Terseret Isu Dugaan Perselingkuhan, Sang Istri Bongkar Fakta dan Lapor ke KPU RI
“Secara tahapan resmi kita masih menunggu hasil revisi Undang-Undang Pemilu. Belum ada aturan baku yang bisa menjadi acuan utama. Namun, kami tidak berdiam diri,” ujar Anzhar saat dikonfirmasi, Sabtu (13/6/2026).
Sambil menunggu kepastian regulasi, KPU Kota Cimahi tetap menjalankan sejumlah persiapan awal. Dua agenda utama yang terus dilakukan yakni pemutakhiran data pemilih secara berkala serta pendidikan politik kepada masyarakat.
“Kegiatan yang berjalan saat ini hanyalah pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan dan sosialisasi pendidikan politik, baik melalui media sosial maupun saluran informasi lainnya,” kata Anzhar.
Menurut dia, pembaruan data pemilih dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan daftar pemilih tetap akurat dan sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan.
Berdasarkan data yang telah disahkan pada triwulan pertama 2026, jumlah pemilih di Kota Cimahi mengalami peningkatan dibandingkan daftar pemilih tetap pada pemilihan sebelumnya.
Jika sebelumnya jumlah pemilih tercatat sekitar 416 ribu orang, kini angkanya meningkat menjadi 431.752 pemilih. Jumlah tersebut terdiri atas 213.172 pemilih laki-laki dan 218.580 pemilih perempuan.
“Kenaikan jumlah ini sebagian besar disumbang oleh masuknya pemilih pemula yang telah memenuhi syarat usia,” ujar Anzhar.
Baca Juga:Pilkada Kota Cimahi: Dikdik-Bagja Imbau Pendukung Jaga Kondusivitas Sambil Tunggu Hasil Resmi KPUTPS Terdampak Hujan Deras, KPU Cimahi Pastikan Perhitungan Suara Tetap Berjalan Aman
Meski mengalami peningkatan, angka tersebut masih bersifat dinamis. KPU Cimahi akan terus melakukan pembaruan hingga nantinya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) resmi saat seluruh tahapan pemilu dimulai.
Bertambahnya jumlah pemilih pemula menjadi perhatian khusus bagi KPU Cimahi. Lembaga penyelenggara pemilu itu mulai memperkuat pendidikan politik agar generasi muda tidak hanya tercatat sebagai pemilih, tetapi juga memahami peran mereka dalam proses demokrasi.