
JABAR EKSPRES – Pembangunan ruas jalan Ciwatin-Kalapagenep yang menghubungkan Kecamatan Cikatomas dan Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya mulai memasuki tahap pengerjaan.
Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp34,64 miliar tersebut menjadi pekerjaan jalan terbesar dari 32 ruas jalan yang tengah diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Tasikmalaya tahun ini.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya proyek agar kualitas pekerjaan sesuai harapan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Baca Juga:Di Tengah Pupuk Langka dan Ancaman El Nino Ekstrem, Petani Tasikmalaya Bertaruh pada HarapanRumah Dadan Hindayana di Sentul Ternyata Sudah Disewa Tiga Bulan, Security Sebut Kerap Digunakan untuk Rapat
“Yuk kita awasi bersama agar hasil pekerjaan maksimal,” ujar Cecep, Selasa (9/6/2026).
Ruas jalan sepanjang 11,850 kilometer itu menjadi salah satu akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat di wilayah selatan Tasikmalaya.
Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian, hingga membuka akses pelayanan publik yang lebih mudah.
Menurut Cecep, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pekerjaan sangat penting. Dengan pengawasan bersama, setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan tahan lama.
Proyek Ciwatin-Kalapagenep tidak hanya mencakup peningkatan konstruksi jalan dan pengaspalan, tetapi juga perbaikan sistem drainase di sepanjang ruas yang dikerjakan.
Keberadaan drainase yang baik dinilai penting untuk menjaga ketahanan jalan dari kerusakan akibat genangan air, terutama saat musim hujan.
Perbaikan ruas ini merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan Pemkab Tasikmalaya melalui pendanaan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Secara keseluruhan, terdapat 32 ruas jalan yang diperbaiki dengan total anggaran mencapai Rp230,25 miliar.
Baca Juga:Rumah Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Digeledah Kejagung, Petugas Bersenjata Laras Panjang Turun ke SentulUsai Kepastian Hukum, Farhan Ajak Semua Pihak Fokus Bangun Bandung
Dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender, Pemkab Tasikmalaya berharap proyek tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Namun lebih dari itu, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai pengawas di lapangan.
“Jalan ini milik masyarakat. Karena itu, mari sama-sama kita jaga dan awasi proses pembangunannya agar hasilnya benar-benar maksimal dan bisa dinikmati dalam jangka panjang,” kata Cecep. (Hendi)