
JABAR EKSPRES – Universitas Djuanda (UNIDA) bersama Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat, melalui kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Tahun ini, sebanyak 21 ekor sapi dan 8 ekor kambing disembelih dan dagingnya dibagikan kepada sekitar 2.500 penerima manfaat di wilayah Ciawi dan sekitarnya.
Kegiatan penyembelihan dilaksanakan di lingkungan Kampus UNIDA pada Rabu malam (27/5) hingga Kamis (28/5/2026), kemudian dilanjutkan dengan distribusi daging kurban kepada masyarakat.
Baca Juga:UNIDA Kukuhkan Guru Besar Manajemen Bimbingan Konseling Pertama di Jabar-BantenPerkuat Diplomasi Ilmiah Global Lewat DICAS–DICSS 2025, UNIDA Angkat Isu Keberlanjutan dan Kedaulatan Maritim
Salah satu yang menjadi perhatian dalam kegiatan kurban tahun ini ialah keberadaan sapi kurban berbobot mencapai 1,4 ton.
Chancellor UNIDA, Martin Roestamy, menyebut kegiatan kurban itu sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para mudhohi yang secara sukarela bersama-sama melaksanakan kegiatan rutin tahunan ini. Kegiatan kurban menjadi wujud komitmen UNIDA sebagai Kampus Bertauhid Unggul dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat melalui nilai-nilai ketauhidan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujar Martin.
Ketua Pelaksana kegiatan, Warizal, mengatakan antusiasme sivitas akademika dan para mudhohi tahun ini meningkat sehingga jumlah hewan kurban yang terkumpul cukup besar.
“Semoga semangat berbagi dan berkurban ini membawa keberkahan, memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat syiar dan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Djuanda, khususnya dalam mendukung peningkatan penerimaan mahasiswa baru,” katanya.
Sementara itu, Rektor UNIDA Siti Pupu Fauziah menegaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga bentuk pendidikan spiritual bagi seluruh insan kampus.
“Berkurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga upaya mengendalikan ego serta menyadari bahwa seluruh yang dimiliki hanyalah titipan Allah SWT dan di dalam rezeki yang diterima terdapat hak orang lain,” ungkapnya.
Baca Juga:Lewat Pelatihan Perancangan RPP berbasis CEFR, Tim PKM Dosen FAIPG UNIDA Perkuat Kompetensi Guru Bahasa ArabUNIDA Gelar Fun Walk Semarakkan HUT ke-80 RI di Stadion Pakansari
Konsistensi UNIDA dalam melaksanakan kegiatan kurban setiap tahun mendapat apresiasi dari masyarakat penerima manfaat. Salah seorang warga, Ade Zainal, mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan pembagian daging kurban tersebut.