Media Barat Sebut Deal Iran-AS Rampung, Tehran Membantah

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Iran membantah laporan sejumlah media Barat yang menyebut nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat (AS) telah rampung dan tinggal diumumkan secara resmi.

Sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran menegaskan bahwa pembahasan antara kedua negara masih berlangsung dan belum mencapai tahap final.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan sumber tersebut menyebut berbagai kabar yang menyatakan kesepakatan telah selesai tidak sesuai dengan kenyataan.

“Laporan yang menyebut nota kesepahaman telah dirampungkan dan hanya menunggu pengumuman resmi dari kedua pihak tidak mencerminkan kenyataan,” kata sumber tersebut yang dikutip Holopis.com, Jumat (29/5/2026).

Ia menegaskan bahwa hingga kini teks kesepakatan masih belum difinalisasi oleh kedua negara.

Menurut sumber itu, Iran juga belum memberi tahu mediator Pakistan mengenai rampungnya kesepakatan tersebut.

– Advertisement –

“Ia mengatakan apabila kesepakatan tersebut nantinya benar-benar difinalisasi, Iran akan memberi tahu mediator Pakistan dan publik,” tulis Tasnim.

Sumber tersebut bahkan meminta publik berhati-hati terhadap berbagai narasi yang beredar dari media Barat terkait proses negosiasi Iran dan Amerika Serikat.

“Sampai saat itu, setiap narasi dari sumber-sumber Barat yang mengeklaim persoalan ini telah final tidak dapat dipercaya,” katanya.

Sebelumnya, situs berita Axios mengutip pejabat Amerika Serikat yang menyebut negosiator Iran dan AS telah mencapai kesepakatan awal mengenai perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari serta kerangka perundingan nuklir.

Laporan tersebut juga menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih belum memberikan persetujuan akhir terhadap nota kesepahaman itu.

Meski demikian, para negosiator dari kedua pihak dikabarkan sudah hampir menyelesaikan sebagian besar syarat kesepakatan.

Isu mengenai potensi kesepakatan Iran dan AS ini menjadi perhatian dunia internasional karena berkaitan dengan stabilitas geopolitik kawasan Timur Tengah serta masa depan perundingan nuklir Iran.

Hubungan Iran dan Amerika Serikat sendiri selama bertahun-tahun dikenal penuh ketegangan, terutama terkait program nuklir Iran dan sanksi ekonomi yang dijatuhkan Washington terhadap Tehran.

Karena itu, setiap perkembangan dalam negosiasi kedua negara selalu menjadi sorotan global dan dinilai dapat memengaruhi kondisi politik serta ekonomi dunia.

Leave a Comment