Banjir Konawe Utara, Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Publik Terdampak

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir merendam ratusan pemukiman warga di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara sejak beberapa hari yang lalu.

Bencana ini berdampak pada delapan desa, yaitu Desa Sama Subur dan Desa Tondowatu di Kecamatan Motui; Desa Puuwonua, Desa Labungga, dan Desa Laronanga di Kecamatan Andowia; UPT Trans Hilau di Kecamatan Oheo; Desa Polora Indah di Kecamatan Langgikima; serta Desa Tambakua di Kecamatan Landawe.

“Sebanyak 692 warga dilaporkan terdampak akibat kejadian ini. Selain itu, banjir juga berdampak pada 148 unit rumah, 2 fasilitas pendidikan, 2 unit jembatan, dan 4 titik akses jalan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (14/5).

Dari sektor pertanian, Abdul mengungkapkan ada sekitar 19 hektare lahan persawahan warga turut terdampak.

Kendati demikian, Abdul memastikan bahwa kondisi banjir mulai berangsur surut. Namun demikian, Desa Tambakua masih sulit diakses.

“Untuk mempercepat penanganan, BPBD bersama tim gabungan mengoperasikan empat unit rakit penyeberangan guna mendukung mobilitas warga dan distribusi logistik,” ujarnya.

– Advertisement –

Menyikapi rangkaian bencana yang terjadi, Abdul mengimbau pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah.

“Sementara itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diminta untuk rutin memantau tinggi muka air serta memperbarui informasi cuaca dari sumber resmi,” imbaunya.

“Dalam kondisi hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama, warga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang aman serta memahami jalur evakuasi di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Leave a Comment