Tinjau Sekolah di Puncak Bukit, Jeje Janjikan Perbaikan Jalan dan Fasilitas SDN Giriasih – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail meninjau sekolah terpencil di Kampung Gabusgirang, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Selasa (12/5/2026).

Sekolah yang dikunjunginya yakni SDN Giriasih, tepat berada di puncak perbukitan dengan jarak 2,6 kilometer dari jalan utama Kecamatan Cililin.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekolah sekaligus meninjau akses yang selama ini menjadi tantangan bagi siswa, guru, dan warga sekitar. Selain letaknya terpencil, sejumlah fasilitas penunjang di sekolah juga masih terbatas.

Baca Juga:CJIBF 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Berbagai Proyek Investasi Usai Mengamuk di RS, Pria Disabilitas Ditemukan Tewas Tenggelam di Situ Cikaret Cibinong

Jeje mengaku cukup terkejut dengan kondisi akses menuju sekolah. Menurutnya, jalur yang harus dilalui cukup ekstrem dan membutuhkan penanganan serius agar lebih aman digunakan masyarakat, terutama para siswa yang setiap hari melintas.

“Setelah sampai di sini, sejumlah kebutuhan sekolah sangat diperlukan seperti ketersediaan air dan perbaikan infrastruktur sekolah,” kata Jeje di lokasi.

Ia menambahkan, hasil peninjauan tersebut akan langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Kebutuhan yang dinilai mendesak akan segera diinventarisasi untuk ditangani melalui dinas terkait.

Jeje juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat segera melakukan perbaikan fasilitas sekolah guna menunjang kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan semangat siswa untuk bersekolah.

“Saya minta Dinas Pendidikan agar segera melakukan perbaikan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan menambah semangat bersekolah,” ujarnya.

Selain kebutuhan di sekolah, warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan menuju kampung yang selama ini menjadi satu-satunya akses bagi masyarakat. Jalan tersebut juga digunakan siswa untuk berangkat ke sekolah setiap hari.

Menurut Jeje, perbaikan akses jalan tidak bisa dilakukan secara sederhana karena kontur wilayah yang curam memerlukan penanganan tambahan seperti pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan penguatan badan jalan.

Baca Juga:Pertamina Perkuat Aliansi Strategis untuk Dorong Inovasi Digital di Sektor Hulu MigasWagub Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan dan Pendampingan Hukum Korban

“Ini diperlukan perbaikan yang luar biasa, melalui TPT dan lain-lain. Ini juga tantangan yang harus diselesaikan dan kurang lebih ada 2,6 kilometer yang harus diperbaiki,” katanya.

Ia menegaskan, perbaikan jalan maupun fasilitas sekolah akan dilakukan secara bertahap karena harus melalui proses perencanaan dan penganggaran daerah.

“Pelan-pelan kita perbaiki. Seperti tadi saya sampaikan, pelan-pelan kita benahi Bandung Barat satu per satu. Mohon doa, dukungannya dan kesabarannya dari seluruh warga,” tuturnya.

Leave a Comment