Unpad Tanam 2.500 Bibit Pohon Sukun di Lahan Kritis Arjasari, Bidik Ketahanan Pangan hingga Hilirisasi – jabarekspres.com

Jabar Ekspres – Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Keluarga Alumni Fakultas Pertanian (KAFP), Yayasan Sukun Indonesia, serta sejumlah pemangku kepentingan memulai penanaman perdana 2.500 pohon sukun di lahan kritis Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unpad (SPLPP) Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/5/2026).

Program ini digagas sebagai langkah strategis memperluas populasi sukun di Jawa Barat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong hilirisasi sukun menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Wakil Rektor II Unpad Maman Setiawan menegaskan penanaman ini merupakan realisasi kerja sama Unpad dengan Yayasan Sukun Indonesia yang telah dirancang sejak Agustus tahun lalu.

Baca Juga:Gubernur Ahmad Luthfi Peringati Hardiknas di SMKN 1 Kedawung Sragen, Inilah AlasannyaPolemik Penebangan Pohon Picu Aksi Warga Sentul City, WALHI Soroti Dugaan Pelanggaran

Menurut dia, program tersebut sejalan dengan visi kampus dalam membangun ketahanan pangan dan energi berbasis riset berkelanjutan.

“Jadi ini Unpad dengan Yayasan Sukun Indonesia, sekitar bulan Agustus tahun lalu, dan ini sekarang mulai direalisasikan bersama program sukun ini,” kata Maman.

Ia menegaskan Unpad tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga menyiapkan dukungan akademik melalui keterlibatan dosen, guru besar, hingga mahasiswa agar program berjalan berkelanjutan.

“Ini bagian dari visi Unpad untuk membangun ketahanan pangan, tanaman energi dan pangan, dan Unpad akan terus support,” ujarnya.

“Kami mendatangkan juga dosen, guru besar, mahasiswa di dalam penanaman sukun ini agar nanti bisa berkelanjutan,” sambungnya.

Maman menjelaskan, dari total sekitar 250 hektare lahan yang tersedia, penanaman dilakukan bertahap. Hari pertama dimulai dengan 500 pohon dan akan terus berkembang hingga melampaui target awal.

“Tahun ini yang sudah direncanakan 2.500. Tadi juga ada tambahan lagi sekitar 200 dari Pak Dadang, sehingga bisa lebih dari 2.500,” katanya.

Baca Juga:AussieBanget Corner Hadir di Telkom University, Dubes Rod Brazier Dorong Kolaborasi Pendidikan RI–AustraliaRoaMAX Haji Telkomsel Bikin Jemaah Jawa Barat Lebih Tenang, Kuota Tembus 42GB dan Akses 5G di Tanah Suci

Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi melalui kolaborasi Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Industri Pertanian agar sukun tidak berhenti sebagai tanaman semata, tetapi menjadi bahan pangan olahan seperti tepung.

“Kita akan meminta Fakultas Teknik Industri Pertanian bersama Fakultas Pertanian untuk mengolah sukun ini nanti supaya bisa diolah menjadi tepung, makanan-makanan yang dimanfaatkan masyarakat,” tutur Maman.

Ketua Alumni Fakultas Pertanian Unpad Rudi Rubijaya menyebut gerakan ini bukan sekadar penanaman pohon, melainkan upaya menjadikan sukun sebagai identitas baru Unpad dan Jawa Barat.

Leave a Comment