JABAR EKSPRES – Sebanyak 445 jemaah haji asal Kota Bogor dijadwalkan berangkat pada Sabtu (2/5/2026). Seluruh jemaah akan dilepas secara resmi pada pukul 09.00 WIB di Masjid Raya Bogor.
Kepala Seksi Haji Kementerian Agama Kota Bogor, Indra Karmawan, mengatakan, setelah prosesi pelepasan, jemaah akan diberangkatkan menuju Embarkasi atau Asrama Haji di kawasan Bekasi pada sekitar pukul 11.30 WIB menggunakan 11 unit bus.
Ia menjelaskan, setibanya di Embarkasi, jemaah akan menjalani sejumlah persiapan akhir sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Selama proses tersebut, jemaah akan berada di Embarkasi selama satu hari satu malam atau 24 jam.
Baca Juga:438 Jemaah Calon Haji Asal Kabupaten Tasikmalaya DiberangkatkanSebanyak 4.000 Jemaah Haji Asal Jawa Barat Sudah Berangkat, Didominasi Wilayah Bodebek
“Di embarkasi, jemaah bakal ada pemeriksaan kesehatan lagi, pengecekan dokumen, penyuluhan maupun arahan, hingga pembagian kelompok terbang sebelum diberangkatkan,” ujar Indra saat dihubungi, Jumat (1/5/2026).
Indra menegaskan, seluruh jemaah wajib masuk ke embarkasi terlebih dahulu sebagai bagian dari prosedur standar sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
Setelah seluruh proses akhir rampung, jemaah akan langsung diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian terbang menuju Tanah Suci.
“Dari total 445 jemaah, ada jemaah tertua berusia 83 tahun dan termuda 22 tahun keduanya merupakan jamaah perempuan. Kalau yang tertua itu ada didampingi pihak keluarganya dari menantunya,” katanya.
Kementerian Agama Kota Bogor mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Jemaah diminta menjaga pola makan dan istirahat agar tidak memicu penyakit kambuhan, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan.
Indra juga menyampaikan, Pemerintah Arab Saudi tahun ini memperketat persyaratan kesehatan bagi calon jemaah haji guna menekan risiko kematian di Tanah Suci.
Baca Juga:Diserbu 22 Ribu Kendaraan, Arus Balik Puncak Bogor Diberlakukan One Way Siang Ini3 Santri Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Ponpes Ciawi Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan
Calon Jemaah yang memiliki penyakit seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan saraf tidak diperkenankan berangkat ke Tana Suci karena dinilai berisiko.
“Sebelumnya itu masih diberi tolerir, masih boleh berangkat yang ada penyakit itu dengan ketentutan khusus tapi kali ini tidak bisa. Tapi kebijakan lain masih sama tidak ada yang beda. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jemaah dari berbagai negara, karena sebelumnya ada banyak kasus jemaah haji meninggal di Tanah Suci,” tuturnya.