Jangan Sampai Bandung Raya ‘Meledak’ – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan pengerukan besar-besaran terhadap tumpukan sampah di TPS Pasar Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kamis (30/4/2026).

Langkah darurat ini dilakukan setelah kawasan tersebut dipenuhi sampah hingga menutup akses jalan serta mengganggu aktivitas warga dan perekonomian pasar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, turun langsung ke lokasi untuk melakukan inspeksi mendadak sekaligus memimpin penanganan.

Baca Juga:Kali Cinyompok Meluap di Tenjo Bogor, Permukiman Terendam, Balita Sempat Dilarikan ke Rumah SakitTop 50 Campers Kopi Good Day DBL Camp 2026 Diumumkan, Perwakilan Jawa Barat Unjuk Gigi

Dalam operasi tersebut, Pemprov Jabar mengerahkan tiga armada truk, sementara Pemkab Bandung menurunkan 11 truk tronton untuk mengangkut sampah ke TPA Sarimukti.

Herman menyebut kondisi TPS Baleendah sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak lagi sekadar tumpukan sampah biasa.

“Saksikan sendiri Pasar Baleendah lautan sampah. Ini bukan lagi tumpukan atau timbulan sampah, melainkan sudah menjadi lautan sampah karena jalan hampir tertutup,” ujarnya di lokasi.

Ia mengaku sempat kesulitan memasuki area pasar karena badan jalan nyaris tidak dapat dilalui akibat tertutup sampah. Menurutnya, jika kondisi tersebut dibiarkan satu hingga dua hari lagi, akses jalan bisa lumpuh total.

“Jadi jalan tertutup. Satu-dua hari lagi dibiarkan sudah enggak akan ada akses jalan karena penuh dengan sampah,” katanya.

Selain menutup jalan, Herman juga menyoroti dampak lanjutan dari penumpukan sampah, seperti tersumbatnya drainase, munculnya bau menyengat, potensi banjir, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

“Jadi bukan hanya urusan kesehatan, urusan lingkungan hidup, termasuk urusan ekonomi warga masyarakat terganggu,” tegasnya.

Baca Juga: COMPAS 2026, Kesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Peran Ormas dalam Penanganan KonflikJateng Matangkan Persiapan MTQ Nasional 2026, Taj Yasin Minta Dukungan Pemerintah Pusat

Karena situasi dinilai darurat, Herman memastikan proses pengangkutan dilakukan secepat mungkin dan ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga hari.

“Karena ini darurat, maka kami bahu-membahu turun langsung saat ini. Kami mulai angkut dan insyaallah 2-3 hari selesai. Pokoknya ini harus selesai,” ujarnya.

Meski Pemprov membantu pengangkutan ke TPA Sarimukti dalam kondisi darurat, Herman menegaskan bahwa Kabupaten Bandung harus segera mandiri dalam pengelolaan sampah, termasuk di Pasar Baleendah yang dinilai perlu memiliki sistem pengolahan sendiri.

“Kabupaten Bandung harus bisa mandiri mengelola sampah. Termasuk Pasar Baleendah, kami harapkan memiliki instalasi pengolahan sendiri,” katanya.

Leave a Comment