Bencana Banjir dan Angin Puting Beliung Landa Klaten dan Banjarnegara

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir melanda dua kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah rumah warga dan infrastruktur mengalami kerusakan akibat kondisi tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, kejadian yang pertama adalah banjir di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

– Advertisement –

“Bencana ini disebabkan adanya peningkatan debit air sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur di wilayah hulu dan sebagian wilayah Klaten,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (30/4).

Abdul mengungkapkan bahwa bencana banjir telah berdampak pada 11 rumah yang ditinggali 11 kepala keluarga, dua fasilitas pendidikan dan empat akses jalan hingga menghambat mobilitas masyarakat.

– Advertisement –

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Desa Keden, Desa Bendo di Kecamatan Pedan. Untuk kondisi banjir pun saat ini menurut Abdul sudah berangsur surut.

Selanjutnya di Kabupaten Banjarnegara, hujan lebat dan angin puting beliung melanda Desa Jatilawang, Kecamatan Wanayasa, Provinsi Jawa Tengah.

“Sedikitnya 20 kepala keluarga terdampak dan dua orang mengalami trauma dan telah dirujuk ke puskesmas,” ujarnya.

“Untuk kerugian materiil berupa 20 unit rumah warga mengalami kerusakan,” tambahnya.

Menyikapi rangkaian kejadian bencana tersebut, Abdul mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman bencana, khususnya bahaya hidrometeorologi basah.

“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman. Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai juga diminta untuk rutin memantau ketinggian muka air serta memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi,” imbaunya.

Abdul juga terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan dan angin kencang.

“Masyarakat diminta menjauhi pohon atau struktur yang berpotensi roboh atau tumbang, seperti papan reklame dan bangunan rapuh,” tambahnya.

– Advertisement –

Leave a Comment