Presiden Prabowo Pertanyakan Nasionalisme Pedagang Indonesia

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto bersikeras bahwa masyarakat Indonesia kelas bawah untuk ikut merasakan kesejahteraan.

Dengan adanya program hilirisasi, Presiden Prabowo bertekad agar seluruh kekayaan alam di Indonesia bisa dinikmati secara maksimal.

– Advertisement –

“Kita tidak mau sekedar jual bahan baku, kita tidak mau hanya menjual buah kelapa, kita mau olah turunan-turunannya di Indonesia supaya nilai tambahnya dinikmati oleh rakyat Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (29/4).

“Sudah terlalu lama petani-petani Indonesia, nelayan-nelayan Indonesia, buruh-buruh Indonesia tidak menikmati kesejahteraan yang layak,” sambungnya.

– Advertisement –

Presiden Prabowo menyebut, dirinya sudah tidak tahan dengan sifat para pedagang yang sudah sekian lama memanfaatkan kekayaan alam Indonesia.

“Sudah terlalu lama. Sudah terlalu lama sumber daya ekonomi kita, sumber daya alam kita dikuasai oleh pedagang-pedagang yang saya pertanyakan nasionalisme mereka,” ucapnya.

Kekesalan Presiden Prabowo tersebut berdasarkan ulah para pengusaha selama ini yang tidak memberikan manfaat lebih bagi negara.

“Kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari bank pemerintah, bank milik rakyat. Tapi mereka begitu berhasil, hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia,” jelasnya.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo kemudian bertekad hal tersebut bisa segera dihentikan. Sehingga, masyarakat kelas bawah bisa ikut merasakan kekayaan alam Indonesia.

“Saya kira bangsa Indonesia tidak mau hal ini diteruskan. Dan saya sebagai mandataris, sebagai yang diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia, saya juga tidak mau meneruskan hal-hal seperti ini,” tegasnya.

“Saya menginginkan sumber kekayaan bangsa Indonesia harus di tangan bangsa Indonesia dan harus dinikmati oleh rakyat Indonesia,” tambahnya.

– Advertisement –

Leave a Comment