Bale Pinton Jadi Fokus Revitalisasi Situ Ciburuy – jabarekspres.com

Bale Pinton Jadi Fokus Revitalisasi Situ Ciburuy – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mulai mematangkan rencana pembangunan kembali Bale Pinton di kawasan Situ Ciburuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan anggaran sekitar Rp5 miliar pada 2026.

Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Citarum, Sukaryono, mengatakan proyek tersebut kini masih dalam tahap persiapan dan akan menjadi bagian dari penataan menyeluruh kawasan Situ Ciburuy.

“Pembangunan Bale Pinton direncanakan mulai tahun ini. Lokasinya akan terintegrasi dengan penataan baru, tidak jauh dari dermaga yang sudah ada,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga:Digusur Tanpa Kepastian, Jerit Warga Situ Ciburuy di Tengah Janji RelokasiAlokasi Anggaran Kompensasi Warga Situ Ciburuy Gelap!

Ia menjelaskan, Bale Pinton nantinya difungsikan sebagai ruang terbuka untuk kegiatan seni, budaya, dan pertunjukan masyarakat. Keberadaannya diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi kawasan wisata Situ Ciburuy.

Selain pembangunan Bale Pinton, pemerintah juga tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar penataan kawasan secara keseluruhan. Sejumlah rencana yang disiapkan antara lain pembangunan jogging track serta elemen pagar ikonik.

“Penataan ini arahan langsung untuk dilakukan secara menyeluruh. Saat ini masih tahap penyusunan DED,” katanya.

Sebelumnya, pada 2025, pemerintah telah melakukan pengurugan sedimen di area situ dengan anggaran sekitar Rp500 juta. Penertiban bangunan liar di sempadan situ juga dilakukan, dengan total 232 bangunan terdata.

Pada tahap awal, sebanyak 58 kepala keluarga telah ditertibkan berdasarkan hasil verifikasi bersama aparat desa. Dari jumlah tersebut, 22 unit merupakan rumah tinggal, sementara sisanya berupa bangunan usaha seperti warung, kandang, dan bengkel.

Pemerintah memastikan tidak ada fasilitas umum yang dibongkar dalam proses penertiban tersebut, termasuk masjid, musala, dan sekolah.

“Untuk kompensasi, warga yang memiliki rumah mendapatkan Rp10 juta, sedangkan bangunan nonhunian diberikan Rp5 juta,” katanya.

Baca Juga:232 KK Terdampak Revitalisasi Situ Ciburuy Terima Rekening Bantuan Tahap IIWarga Tagih Janji Relokasi Penataan Situ Ciburuy

Sukaryono menegaskan, revitalisasi ini bertujuan mengembalikan fungsi utama Situ Ciburuy sebagai tampungan air dan irigasi, sekaligus mendukung sektor pariwisata.

“Ke depan, kawasan ini juga tetap bisa dimanfaatkan untuk wisata dan kegiatan olahraga seperti dayung, yang akan diintegrasikan dalam penataan,” jelasnya.

Ia menambahkan, total anggaran revitalisasi secara keseluruhan masih menunggu hasil DED yang tengah disusun tahun ini. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pematokan ulang kawasan sebagai bagian dari proses sertifikasi lahan, termasuk area pulau di tengah situ.

Leave a Comment