HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menggempur target-target Hizbullah di Lebanon secara intensif. Perintah tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi kantornya pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
Dikutip Holopis.com, Militer Israel menyebut telah menewaskan lebih dari 15 militan Hizbullah dalam serangan yang dilakukan sepanjang akhir pekan.
– Advertisement –
Dalam pernyataan terpisah, Israel Defense Forces (IDF) mengatakan pihaknya telah menyerang infrastruktur Hizbullah yang digunakan untuk kepentingan militer di wilayah selatan Lebanon. IDF juga menegaskan akan terus melanjutkan operasi sesuai arahan pemerintah.
Di lapangan, serangan udara dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah. Media lokal Lebanon menyebut satu orang tewas dan satu lainnya terluka akibat serangan di Kota Hadatha pada Sabtu malam. Sebelumnya, wilayah tersebut dilaporkan diserang dua kali dalam waktu kurang dari 10 menit.
– Advertisement –
Serangan juga dilaporkan terjadi di Desa Zebqine, Kota Bazourieh, Al Sultaniyah, serta area Dabsha di dekat fasilitas pengolahan limbah di Khirbet Selm.
Selain serangan udara, militer Israel juga melakukan peledakan terkendali di Kota Khiam. Di wilayah perbatasan Debel, pasukan Israel dilaporkan membongkar panel surya dan merusak kendaraan milik warga.
Di tengah eskalasi tersebut, media Israel Kan TV News mengutip pejabat keamanan yang menyatakan kekhawatiran bahwa gencatan senjata dengan Lebanon berpotensi runtuh.
Sumber tersebut juga menyebut Israel meminta Amerika Serikat untuk menekan militer Lebanon agar bertindak terhadap Hizbullah di wilayah utara “jalur keamanan” yang dikuasai Israel di Lebanon selatan.
Ketegangan ini terjadi meski gencatan senjata antara Israel dan Lebanon telah diberlakukan sejak 16–17 April, menyusul konflik lintas perbatasan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata yang semula berlangsung 10 hari akan diperpanjang selama tiga pekan.
– Advertisement –
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.
Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.