
JABAREKSPRES – Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), dan Himpunan Teknik Iluminasi Indonesia (HTII) yang tergabung dalam ALIDI sukses menghadirkan booth kolaborasi lintas disiplin di ARCH:ID 2026.
Inisiatif ini didukung penuh oleh Javaco sebagai mitra utama material, serta Digma Design Studio, Pavilion 95, Karindo, dan Tropica Greeneries.Acara yang dimotori Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan CIS Exhibition tersebut berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 23–26 April 2026.
Booth bersama ALIDI menjadi sorotan karena menyatukan tiga bidang utama: desain interior, arsitektur lanskap, dan teknik iluminasi dalam satu konsep ruang yang holistik dan berkelanjutan. Javaco menyumbang solusi material interior inovatif yang menjadi fondasi estetika dan fungsional booth.
Baca Juga:Disrupsi Global Tak Terelakkan, DPR Dorong Lompatan Kebijakan Lintas Sektor yang Lebih AdaptifJenderal Santri: Marbot Masjid Jadi Pangdam Siliwangi yang Tanpa Sekat dengan Rakyat
Sementara itu, Digma Design Studio menangani perencanaan desain, Pavilion 95 mengkurasi pencahayaan, Karindo menyediakan fasilitas audio-visual, dan Tropica Greeneries menghadirkan elemen vegetasi hijau yang memperkuat nuansa alam.
Booth ini bukan sekadar area pameran biasa, melainkan platform hidup yang memperlihatkan bagaimana integrasi antardisiplin mampu menciptakan ruang yang estetis, fungsional, ramah lingkungan, serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
“Desain Indonesia ke depan tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Sinergi ALIDI membuktikan bahwa estetika, fungsi, dan keberlanjutan hanya bisa dicapai secara maksimal melalui kolaborasi lintas profesi,” ujar perwakilan ALIDI.
Partisipasi aktif mitra industri seperti Javaco menegaskan peran penting sektor swasta dalam mendorong kualitas desain yang aplikatif dan siap pakai. Melalui booth kolaboratif ini, HDII, IALI, dan HTII berharap dapat menginspirasi para praktisi, pelaku industri konstruksi, serta masyarakat luas tentang masa depan desain Indonesia yang lebih terintegrasi.
ALIDI sendiri merupakan wadah kolaborasi permanen antara arsitektur lanskap (IALI), iluminasi (HTII), dan desain interior (HDII) yang bertujuan meningkatkan standar kualitas ruang di Indonesia melalui pendekatan multidisplin. (bbs)