
JABAR EKSPRES – Pergerakan tanah kembali terjadi di dekat kediaman Prabowo Subianto tepatnya di wilayah Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menagatakan bahwa kejadian ini terjadi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
“Hujan deras dengan intensitas tinggi dengan durasi cukup lama serta kontur tanah yang labil menyebabkan terjadinya pergerakan tanah,” kata Adam, Sabtu (25/4/26).
Baca Juga:KDS Perintahkan Perbaikan Cepat Jalan Amblas di Nanjung, Target Mulai Pekan DepanKPAI : Anak Luka Bakar di Tasikmalaya Alami Trauma Berat
Menurutnya, akses jalan warga menuju Kp Curug RT 01 RW 09 dan RT 02 RW 15 terdampak.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi dalam kejadian ini.
Penanganan sementara dilakukan oleh Tim BPBD dan warga dengan menutup retakan menggunakan tanah agar jalan tetap bisa dilalui.
“Jalan sementara masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat,” jelasnya.
Kendati demikian, BPBD mengingatkan potensi pergerakan tanah susulan masih tinggi, terutama jika hujan deras kembali terjadi.
Terlebih, kata Adam, lokasi tersebut tercatat pernah mengalami kejadian serupa pada tahun 2022.
BPBD juga menilai perlu adanya langkah lanjutan dari instasi terkait, termasuk opsi relokasi sebagai kebutuhan dasar bagi warga di wilayah rawan.
Baca Juga:Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses PasarGeger Ikan Sapu-Sapu Dikubur Hidup-hidup, SAGAVET Unair Tawarkan Solusi Sesuai Syariat Islam!
Untuk diketahui, kawasan Bojong Koneng dan sekitarnya, termasuk Cijayanti, memang dikenal sebagai daerah rawan pergerakan tanah. (Dzihar)