
JABAR EKSPRES – Persib Bandung harus berbagi poin saat menjamu Arema FC pada pekan ke-29 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam. Laga yang disaksikan hampir 30 ribu penonton itu berakhir tanpa gol, 0-0.
Skuad berjuluk Maung Bandung sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun kokohnya pertahanan Arema FC membuat Persib gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang tercipta.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui laga tersebut tidak berjalan mudah bagi timnya meski secara permainan mampu menguasai jalannya pertandingan.
Baca Juga:KDS Perintahkan Perbaikan Cepat Jalan Amblas di Nanjung, Target Mulai Pekan DepanKPAI : Anak Luka Bakar di Tasikmalaya Alami Trauma Berat
“Secara taktikal, kita sebetulnya betul-betul menguasai,” kata Bojan usai pertandingan, Jumat (24/4) malam.
Selain lini belakang Arema yang solid, penampilan kiper Lukas Frigeri juga mendapat pujian. Dari total 28 tembakan yang dilepaskan pemain Persib, tak satu pun mampu berbuah gol.
“Kita punya 28 tembakan untuk mencetak gol. Dengan peluang sebanyak itu seharusnya bisa mencetak gol. Namun pemain terbaik pada pertandingan kali ini adalah penjaga gawang Arema,” ungkapnya.
Meski hanya meraih hasil imbang, Bojan menyebut Persib masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 66 poin. Ia menegaskan timnya akan tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Dengan hasil ini kita masih tetap di peringkat pertama klasemen. Tapi situasinya akan semakin rumit dan kita harus fokus ke pertandingan berikutnya,” pungkasnya.