Aliansi Masyarakat Bogor Selatan Tantang KDM Bongkar Restoran Asep Stoberi Puncak – jabarekspres.com

Aliansi Masyarakat Bogor Selatan Tantang KDM Bongkar Restoran Asep Stoberi Puncak – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) meminta Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi untuk membongkar restoran Asep Stoberi di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor.

Restoran eks Rindu Alam ini diduga melanggar Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang sudah terbitkan oleh pemerintah daerah.

Ketua AMBS Muhsin mengatakan selain melanggar PBG, lokasi berdirinya bangunan asep stoberi ini seharusnya menjadi kawasan hijau.

Baca Juga:Kios Digusur, Restoran Asep Stroberi Dibiarkan, Pemprov Jabar Tebang Pilih? Pengamat Nilai Sanksi untuk Restoran Asep Stroberi Tebang Pilih: Tidak Konsisten!

Muhsin menilai Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi tebang pilih terhadap penindakan PBG di kawasan wisata puncak.

“Kami sih minta pemerintah untuk dikaji ulang ya karena PBG itu kalau memang ada pelanggaran ya itu harus ditindak tegas,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (23/4).

Masyarakat Bogor Selatan juga meminta pemerintah jangan tebang-pilih terhadap bangunan yang dibangun oleh Asep Stoberi.

Pemerintah Daerah sebelumnya telah melakukan penataaan di kawasan puncak yang bertujuan untuk mengembalikan ke asrian destinasi wisata tersebut.

Diketahui beberapa tempat wisata yang melanggar PBG ditertibkan, namun restoran Asep Stroberi masih berdiri kokoh sampai hari ini.

“Nah ini yang jadi pertanyaan yang memang telah diwakilin nih, masyarakat melihatnya mereka kebal terhadap hukum ya, padahal tidak ada perlakuan spesial di mata hukum,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi penertiban bangunan liar tahap kedua di Kawasan Wisata Puncak Bogor, sempat diwarnai kericuhan, Senin (26/8/25) lalu.

Baca Juga:IM3 Serahkan Grand Prize ke Pelanggan di Bandung Sebagai Akhir Rangkaian IMPoin 2025WFH Makin Nyaman! Telkomsel Tebar Promo Internet Murah dan Stabil di Jabar hingga Jabotabek

Adu mulut antara pedagang, warga dan petugas gabungan itu terjadi di depan restoran Asep Stoberi.

Sejumlah warga dan pedagang bahkan menghadang alat berat yang melintas didepan eks restoran Rindu Alam itu.

Mereka meminta alat berat atau beko diarahkan ke restoran yang masih berdiri kokoh ditengah pembongkaran.

Selain menghadang Beko, pedagang dan masyarakat Cisarua itu juga melempar telur ke Restoran Asep Stoberi.

Leave a Comment