
JABAR EKSPRES – Tekanan mulai terasa nyata di tubuh Persib Bandung. Di momen ketika kompetisi memasuki fase krusial, satu pesan keras datang dari ruang ganti, tidak ada lagi ruang untuk kehilangan fokus.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengingatkan anak asuhnya bahwa laga melawan Arema FC, Jumat (24/4) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah ujian mental, ujian konsistensi, sekaligus penentu arah perjalanan Maung Bandung di papan atas.
Hasil imbang 2-2 kontra Dewa United di laga sebelumnya masih menyisakan residu. Bukan hanya soal dua poin yang melayang, tetapi juga tentang bagaimana Persib sempat kehilangan kontrol permainan. Dalam persaingan yang semakin rapat, kesalahan kecil kini punya konsekuensi besar.
Baca Juga:Jelang Big Match Persib VS Arema, Farhan Imbau Aremania Dukung Dari RumahJelang Laga Big Match Persib vs Arema, Polrestabes Bandung Siagakan Ribuan Personel Amankan Pertandingan
Hodak paham betul situasi itu. Ia tak ingin timnya larut dalam tekanan, tapi juga tak memberi ruang untuk lengah.
“Yang paling penting sekarang adalah tetap tenang, tapi fokus sepenuhnya pada permainan kami. Kami tidak boleh keluar dari rencana,” ujarnya, Kamis (23/4).
Nada bicaranya jelas, ini bukan soal panik, tapi soal kedewasaan bermain. Di tangan Hodak, Persib memang dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang rapi.
Namun, melawan Arema yang punya karakter keras dan transisi cepat, detail kecil bisa menjadi pembeda. Konsentrasi selama 90 menit penuh menjadi harga mati. Laga ini juga menyimpan lapisan emosional lain GBLA.
Stadion kebanggaan Bobotoh itu bukan sekadar venue, melainkan simbol tekanan bagi tim tamu. Dalam banyak kesempatan, atmosfer GBLA mampu mengangkat intensitas permainan Persib ke level berbeda. Hodak pun tak menutup mata terhadap faktor tersebut.
Ia berharap tribun penuh, suara menggema, dan energi yang mengalir dari suporter bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Marc Klok dan kolega untuk menekan sejak menit pertama.
“Ketika stadion penuh, lawan selalu kesulitan. Itu memberi kami dorongan ekstra, dan kami harus memanfaatkannya,” tegasnya.
Baca Juga:Persib Siap Tempur Hadapi Borneo FC di Samarinda, Bojan Hodak: Duel Panas Papan AtasHarga Mahal Kemenangan Persib: Tom Haye Absen di Laga Penentu Lawan Borneo
Namun di balik optimisme itu, terselip pesan lain, atmosfer saja tidak cukup. Persib tetap harus menjawab di lapangan. Ketajaman lini depan, disiplin lini tengah, hingga konsentrasi lini belakang akan menjadi paket yang tak bisa dipisahkan.