
JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah mempersiapkan Sekolah Maung alias Manusia Unggul. Rencananya tahun ajaran baru ini sudah menampung siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menuturkan, Sekolah Maung itu masih dimatangkan. “Ini masih digodok, Keputusan Gubernurnya lagi diproses, kemudian pedoman juknisnya juga sedang diproses. Mudah-mudahan selesai akhir April ini,” katanya, Rabu (22/4).
Purwanto melanjutkan, sekolah Maung itu rencananya ada di semua kota/kabupaten di Jawa Barat. “Tahun ajaran ini mulai (menampung siswa),” sambungnya.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Bakal Bangun Sekolah Maung, DPRD Jabar: Kami Belum Diajak KomunikasiPenyediaan Lahan Hambat Realisasi Sekolah Rakyat di Bandung Barat
Gubernur Dedi Mulyadi juga menekankan bahwa Sekolah Maung itu ditargetkan bakal beroperasi pada tahun ajaran baru ini.
“Sekarang sudah diidentifikasi dan nanti diberlakukan, yaitu sekolah yang menampung anak-anak berprestasi. Dua hal ya, prestasi akademik dan prestasi non-akademik,” jelasnya Kamis (23/4/2026).
Menurut Dedi Mulyadi, Sekolah Maung itu nanti bukan hanya untuk anak prestasi akademik, tetapi juga non akademik. Misalnya prestasi di bidang olahraga, di bidang seni, industri kreatif.
“Nanti kelasnya jadi kelas industri kreatif fokusnya, kelasnya kelas olahraga, kelasnya kelas seni,” katanya.
Dedi Mulyadi melanjutkan, konsep Sekolah Maung bukan membangun baru tapi lebih meng-upgrade sekolah yang ada.
“Misalnya begini, Bandung SMA Negeri 3, Bandung SMA Negeri 1 misalnya kan. Kan selalu setiap kabupaten tuh ada sekolah favorit. Nah, sekolah favorit itu yang akan menjadi sekolah-sekolah yang diisi oleh anak-anak yang punya prestasi. Semuanya punya prestasi,” katanya.
Menurut Dedi Mulyadi, pembentukan Sekolah Maung itu juga bakal didukung fasilitas. Termasuk penambahan ruang kelas. “Kemudian penambahan teknologi pengajaran, seleksi guru yang memadai,” ucapnya.
Baca Juga:Sekolah Rakyat Kota Bogor Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun Ini di Rancamaya, Tampung hingga 1.080 Siswa Bakal Bangun Sekolah Rakyat Permanen, Dinsos Bandung Butuh Lahan 5 Hektare?
Siswa yang ingin masuk ke sekolah itu bisa mendaftar dan mengikuti seleksi, serta Sekolah Maung itu bakal gratis. Namun pihaknya tengah mendalami terkait kontribusi bagi orang tua yang memang ada kemampuan. (son)