Lentera Digital Menyala di SMAN 2 Banjarsari, Siswa Didampingi Lawan Hoaks dan Judi Online – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – SMAN 2 Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat, menggelar workshop literasi digital bertajuk ‘Lentera Digital, Literasi Terpadu Era Transformasi Digital’. Acara berlangsung di kampus sekolah yang dikenal asri tersebut, diikuti oleh puluhan siswa terpilih sebagai Duta Literasi serta para guru dari Tim Literasi Sekolah.

Kepala SMAN 2 Banjarsari, Siti Maryam, membuka langsung workshop tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab besar menyelamatkan generasi muda dari dampak buruk kemajuan teknologi. Menurutnya, ponsel pintar dan internet sudah menjadi kebutuhan pokok seperti napas bagi anak-anak zaman sekarang.

“Kita tidak bisa melarang mereka menggunakan gawai. Yang bisa kita lakukan adalah memberi lentera agar mereka tidak tersesat di rimba digital yang gelap. Gelap itu bernama hoaks, judi online, perundungan siber, dan jejak digital negatif,” ujar Siti Maryam yang juga dikenal sebagai tokoh Palang Merah Indonesia (PMI) baru-baru ini.

Baca Juga:Silvia Natasya Billa dari SMAN 1 Banjaran Menuju Panggung The Icon IndonesiaSOP Ambulans Puskesmas Menyulitkan, Wali Kota Banjar Minta Dinkes Lakukan Reformasi Layanan Darurat!

Ia menyatakan bangga dan mendukung penuh lahirnya Duta Literasi SMAN 2 Banjarsari. Para duta ini diharapkan menjadi agen penerang di lingkungan digital melalui aksi-aksi positif.

SMAN 2 Banjarsari yang memiliki julukan SmandaAsri mengusung visi sekolah inovatif dan berbudaya lingkungan. Selain program Literasi, sekolah ini juga memiliki program unggulan Pancawaluya, Sekolah Ramah Anak (SRA), SPAB, SBI, dan Adiwiyata. Visi tersebut bertujuan menghasilkan murid yang mandiri, bertakwa, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber kompeten. Pertama, Sofian Munawar, pendiri Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Kedua, Putri Sri Jayanti, guru SMAN 3 Banjar yang menjadi pengurus inti YRBK sekaligus peraih Anugrah Pancawaluya dan Guru Inovatif Tingkat Nasional.

Sofian Munawar menjelaskan bahwa literasi dan numerasi menjadi modal penting bagi kalangan Gen-Z untuk berkarya. Ia memperkenalkan filosofi ‘Lentera’ yang merupakan akronim dari Literasi, Enumerasi, Nalar, Teknologi, Etika, Rasional, dan Aman.

Sofian mengajak para duta menjadikan semboyan “Lentera Digital Menerangi Jalan Menjaga Generasi” sebagai tagline kampanye bersama.

Sementara itu, Putri Sri Jayanti memberikan motivasi kepada para siswa yang tergabung dalam Duta Literasi. Ia menekankan bahwa status sebagai duta adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan optimal.

Leave a Comment