3 Pekan Tak Diangkut, Gunungan Sampah di Sejumlah Titik Hiasi Kabupaten Bandung  – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pascaliburan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, gunungan sampah terlihat menghiasi sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bandung. Bukan hanya mengganggu pemandangan, aroma tak sedap juga cukup meresahkan warga dan pengguna jalan.

Tumpukan sampah di sejumlah titik tersebut, diketahui berada di pinggiran jalan desa, kabupaten bahkan di jalan provinsi. Beberapa titik itu yakni, tumpukan sampah di Al Fathu Soreang, dekat Komplek Pemkab Bandung, kemudian di wilayah Majalaya, Baleendah dan Banjaran.

Termasuk juga di Cicalengka, Rancaekek dan Cileunyi tumpukan dan gunungan sampah hingga saat ini menunggu diangkut.

Baca Juga:DLH Kabupaten Bandung: Sampah di Pinggir Jalan Terus Diangkut, Tapi Kembali MenumpukTPA Sarimukti Buka Nonstop H-1 Lebaran, Siap Tampung Sampah Bandung Raya

Seorang warga Kecamatan Cileunyi, Susilawati (59) mengeluhkan, terkait gunungan sampah yang belum juga diangkut, sehingga mengganggu pandangan dan mengeluarkan aroma tak sedap.

“Bagaimana ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung kapan sampah kakaren lebaran mau ditarik di Cileunyi,” katanya, Rabu (1/4/2026).

Susilawati yang juga dosen perguruan tinggi di Jatinangor, Sumedang itu menyampaikan, tumpukan sampah di kawasan pemukimannya sudah lebih dari tiga pekan belum dilakukan pengangkutan.

“Jangankan di pinggir jalan, di komplek saya juga sampah sudah 3 minggu lebih belum ditarik, padahal retribusi sampah dari warga tiap bulan gak pernah telat,” tukasnya.

Diketahui, tumpukan sampah di Jalan Al Fathu Soreang ini viral di media sosial. Salah satunya videonya viral di grup Facebook (FB) Suara Keluh Kesah Rakyat Kabupaten Bandung (SKKRKB).

Adapun di wilayah Cileunyi, tumpukan dan gunungan sampah, selain di sejumlah titik di Pasar Sehat Cileunyi (PSC), di kolong jembatan dan di Jalan Cikalang, Jalan Percobaan, juga di pinggir jalan provinsi kawasan Tagog, Desa Cimekar, depan Jalan SMPN 1 Cileunyi.

Tumpukan sampah dan gunungan sampah yang tersimpan di pinggir jalan tersebut, selain sareukseuk, juga telah mengeluarkan bau tak sedap.

Baca Juga:Sampah di Bandung Mulai Terurai, Pengangkutan ke TPA Sarimukti Kembali BerjalanBandung Darurat Sampah, Bukti Krisis Tata Kelola dan Perubahan Perilaku

Melalui informasi yang dihimpun dari sejumlah sopir truk penangkut sampah DLH Kabupaten Bandung, mereka mengaku tak tahu kapan tumpukan sampah di sejumlah titik akan ditarik.

Persoalannya, menurut mereka, selain keterbatasan kuota ritase ke TPAS Sarimukti, para sopir truk sampah juga memprioritaskan menarik sampah di garasi DLH Kabupaten Bandung di Jalan Citaliktik yang belum terbuang.

Leave a Comment